Tingkat Konsumsi Masyarakat Membaik

MALANG - Konsumen di Kota Malang menunjukkan optimisme yang membaik terhadap kondisi perekonomian jelang berakhirnya semester pertama tahun ini. Hal itu dipotret dari Survei Konsumen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang yang mengindikasikan bahwa tingkat keyakinan konsumen Kota Malang periode Mei 2015 menguat dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Malang, Dudi Herawadi mengatakan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) meningkat sebesar 7,11 menjadi  103,48. “Peningkatan keyakinan konsumen tersebut diukur berdasarkan Indeks Kondisi Ekonomi saat ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang masing-masing naik sebesar 6,79 menjadi 93,68 dan 7,42 poin menjadi 113,27,” ujarnya.
Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini mencatat peningkatan persepsi masyarakat terhadap ketersediaan lapangan kerja dan pengeluaran untuk membeli barang tahan lama (durable goods). Tetapi sedikit mengalami penurunan pada persepsi penghasilan saat ini dibandingkan enam bulan yang lalu. Penurunan persepsi ini, diperkirakan ikut dipengaruhi oleh kondisi pertumbuhan ekonomi yang melambat pada triwulan I/2015.
Sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) terlihat keoptimisan masyarakat terhadap ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan yang akan datang, di tengah penurunan persepsi mengenai kondisi ekonomi Indonesia enam bulan yang akan datang. Hasil survey juga menunjukkan bahwa ekspektasi harga masyarakat pada dua bulan yang akan datang (Agustus 2015) akan mengalami penurunan, setelah mencapai puncaknya pada Juni-Juli 2015. "Bertepatan dengan Ramadan, Idul Fitri dan musim liburan sekolah, konsumsi kan meningkat," tambah Dudi.
Selanjutnya, tekanan harga pada enam bulan yang akan datang (November) juga dipersepsikan menurun. Kondisi ini sejalan dengan tren normal tahunan, yang secara musiman tekanan harga terjadi pada Ramadan, Idul Fitri dan akhir tahun (Desember).
Upaya pengendalian tekanan inflasi musiman telah menjadi fokus kegiatan Tim Pengendalian Inflasi (TPID) Kota Malang melalui berbagai kegiatan di antaranya pemantauan ketersediaan pasokan dan tingkat harga, upaya pencegahan penimbunan yang bekerjasama dengan pihak berwajib dan koordinasi menjaga kelancaran distribusi serta operasi pasar.
Pengeluaran konsumen pada Mei 2015 mengalami peningkatan ketimbang tiga bulan lalu. Kenaikan pengeluaran dilihat dari pertumbuhan kredit konsumtif sebesar 1,26 persen dibandingkan April 2015. (ley/han)