Koleksi Batik Diburu, Lebihi Target Omzet

MALANG – Gelaran pameran Pesona Batik Indonesia 2015 yang berlangsung di Mall Olympic Garden mengundang daya tarik bagi pecinta fashion dan batik di Malang. Terbukti, hanya dalam hitungan hari, beberapa stand sudah dikerubuti customer dan mencatatkan sales bagus dalam pameran yang berbarengan dengan momen puasa ini.
“Antusias dari masyarakat di Malang untuk berburu koleksi fashion, khususnya batik sangat besar. Termasuk di Batik Cici ini,” ujar Owner Batik Cici, Yusana Windi.
Dia menuturkan, dalam pameran yang berlangsung sejak Jumat (19/6/15) lalu itu, standnya berhasil menarik perhatian customer. Dalam kurun waktu empat hari, kuantitas penjualan produk, baik fashion batik seperti dress dan blouse maupun kain batik, sudah menembus dua digit. “Dalam sehari, terjual antara 50-70 pieces. Ternyata banyak sekali peminatnya di pameran kali ini,” tutur dia.
Menurut dia, ketika akhir pekan penjualan juga kian melesat. Dia mengakui, dalam sehari sales menembus angka 70 pieces untuk beragam koleksi. Patokan harganya antara Rp 50 ribu hingga Rp 600 ribuan. Bila dinominalkan, penjualan bisa melebihi angka Rp 15 juta per hari. Angka ini melebihi targetnya di kisaran Rp 10 juta per hari.
“Pameran ini kami mematok omzet Rp 10 juta per hari. Tetapi, bila melihat antusias dari pengunjung, dalam 10 hari pameran pasti lebih dari Rp 100 juta,” tambah dia, optimis.
Dia mengakui, minat customer yang besar karena pameran digelar di momen yang tepat. Ramadan, banyak yang berburu fashion, baik full batik maupun kombinasi dengan fashion lain. Batik pun tidak terkesan kuno dengan warna tradisional seperti coklat, hitam dan cenderung gelap. Sebab kini banyak penawaran batik dengan warna cerah serta memadukan antara tradisional dan modern.
Windi mencontohkan untuk batik yang memadukan warna modern dengan cerah dan bermotifkan milo. Batik ini pun digemari dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa. “Warnanya cenderung netral dan cocok dari berbagai usia. Customer dewasa, biasanya memadukan dengan legging bila kurang percaya diri mengenakan dress,” tegas dia.
Momen kali ini, sesuai dengan pengakuannya, banyak customer yang membeli dalam bentuk hamparan kain dan memilih untuk membuat model fashion sesuai dengan seleranya. “Harganya juga lebih terjangkau, mulai dari Rp 150 ribuan untuk motif batik ini,” tambah dia.
Penjualan yang tinggi pun dialami oleh Amorra Fashion. Dalam pameran yang belum sepekan, penjualan koleksi fashionnya mencapai angka 20-40 pieces per hari. Koleksinya mulai dari perpaduan batik, dress dan batik Thailand hingga bolero brasso yang kini sedang naik daun. “Ya, pameran ini lebih menarik minat pengunjung ketimbang pameran Maret lalu. Bisa dilihat dari jumlah penjualannya,” terang  Karyawan Amorra Fashion, Titik Mariati.
Sementara itu, pameran kali ini juga dipadukan dengan fashion show yang menampilkan koleksi dari setiap stand pameran. Seperti Senin (22/6/15) malam, koleksi dari Batik Cici dan Amorra Fashion menjadi fashion yang dipamerkan bagi pengunjung mall.
“Kami memadukannya dengan fashion show, sehingga customer bisa melihat koleksi batik ketika dikenakan. Terlihat lebih menarik perhatian,” papar Koordinator Pameran, Iwan Samara. (ley/sir/han)