Serahkan JKK dan JKM kepada Ahli Waris Eko Agus

MALANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah mencairkan dana sebesar Rp 104,053 juta kepada ahli waris peserta BPJS Eko Agus Susanto, akhir Juni lalu. Dana tersebut merupakan hak dari tenaga kerja yang mendapat cover BPJS TK.
"Sesuai Undang-Undang No 24 Tahun 2011, PT. Jamsostek (Persero) berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan melayani seluruh masyarakat pekerja Indonesia. Kami mengcover melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun, yang efektif mulai Juli 2015," ujar Kepala BPJs Ketenagakerjaan Cabang Malang, Sri Subekti.
Menurut dia, penyaluran dana Jaminan Kecelakaan Kerja ini sebagai tindak lanjut atas kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggalnya  karyawan PT Shica Jaya Sentosa Senin (22/6/15) lalu. Bertempat di Kepanjen Kab. Malang, pada Senin (29/6/15), BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada keluarga ahli waris Eko Agus Susanto.
"Setelah proses klaim selesai, hanya selisih seminggu, kami berikan dana kepada ahli waris. Kami tidak ingin berlama-lama memberikan uang kepada ahli waris," beber dia kepada Malang Post.
Sementara itu, penyerahan santunan yang bertepatan pula dengan peresmian BPJS Ketenagakerjaan  Kantor Cabang Perintis Malang Kepanjen. Beti, sapaan akrabnya menuturkan, santunan ini untuk membantu meringankan beban ahli waris pula.
Menurut dia, manfaat BPJS akan sangat terasa bagi perusahaan ketika terjadi musibah. Dia berharap, perusahaan dari skala menegah hingga besar segera mengikuti jejak PT Shica untuk memberikan cover jaminan sosial kepada tenaga kerjanya. "Perusahaan untung dan aman dari tuntutan, begitu pula bagi ahli waris," tambahnya.
Dia merinci, dana sebesar Rp 104,053 juta terdiri dari Jaminan Kematian sebesar Rp 96,17 juta, Santunan Berkala sebesar Rp 4,8 juta dan Jaminan Hari Tua sebesar Rp 3,077 juta. Hingga akhir Mei 2015, perusahaan yang dulu bernama Jamsostek ini telah menyerahkan dana sebesar Rp. 4.565.219.021. Angka ini terdiri dari 569 kasus kecelakaan kerja dan kematian yang tercover dari JKK dan JKM.
Sementara itu, dalam acara penyerahan dan peremian kantor perintis yang berlanjut dengan buka puasa bersama anak yatim tersebut, Beti juga menyampaikan, peresmpian BPJS Ketenagakerjaan  Kantor  Cabang Perintis Malang Kepanjen, diharapkan dapat semakin mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kepada peserta di wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya. "Tempat ini untuk mempermudah pelayanan kepada peserta, yang jauh aksesnya untuk ke pusat kota," pungkas dia. (ley/adv/han)