Spesialis Burger Olahan dari Bahan Terbaik

MALANG – Pecinta burger dimanjakan dengan kehadiran Eat Two Burger Bar yang menyapa masyarakat Kota Malang sejak April lalu. Café yang hanya menjual burger ini pun selalu ramai dikunjungi penikmat burger karena burger yang disajikan berbeda dari kebanyakan.
Pengunjung yang baru pertama kali datang ke Eat Two-pun dipastikan akan datang kembali untuk mencicipi burgernya yang juicy. Burgernya full daging tanpa campuran tepung sedikitpun. Untuk membuatnya, chef Eat Two menggunakan teknik masak smash burger hingga membuat dagingnya terasa lembut dan empuk saat masuk dalam mulut.
Tidak hanya itu saja, owner Eat Two Agoes Sugiarto dan Edwin Indarto mengatakan, semua bahan makanan yang di sana pun hasil buatan Eat Two, tanpa menggunakan bahan dari tempat lain. “Karena kami ingin memberikan produk dengan kualitas terbaik kepada konsumen,” kata Agos.
Agos dan Edwin sebenarnya tidak memiliki basic di bidang kuliner, tapi karena dua laki-laki berkulit putih ini sama-sama memiliki hobi makan dan menyukai burger, mulailah mereka membuat usaha dan mendirikan Eat Two di daerah Dieng.  “Kami kasih nama Eat Two biar gampang diingat, karena pronounce-nya kan menjadi kata ‘itu’, unik kan,” ujar Agos.
Sedangkan lay out dan dekorasi di Eat Two, menurut Agos, tidak hanya mereka desain sendiri tapi juga ada bantuan dari beberapa teman hingga menghadirkan Burger Bar yang berkonsep elegan. Mereka juga menghadirkan cara makan unik dan higienis, sebab para pengunjung akan mendapatkan sarung tangan plastik untuk menyantap burger pesanannya.
Hingga saat ini, best seller burger di Eat Two ada tiga macam, yaitu American Cheese yang merupakan kegemaran bule, Eat Two Special yang biasa dipesan orang lokal karena porsinya besar dan Italian Mozzarella dengan keju mozarellanya yang nikmat. Untuk minuman sendiri, ada biscuit regall yang merupakan varian minuman baru.
Untuk menciptakan aneka menu baru tersebut, lanjut Edwin, mereka berkali-kali melakukan uji coba. “Membuatnya nggak gampang. Kita berkali-kali nyobain menu yang akan kita bikin dan membaca buku masakan hingga akhirnya bisa nemuin rasa yang pas khas Eat Two,” pungkasnya. (mg16/han)