Buka Layanan Kas Keliling untuk Penukaran Uang

MALANG - Antusiasme masyarakat yang tinggi menyambut Lebaran membuat Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang dan perbankan mengaktifkan mobil kas keliling untuk melayani penukaran uang di pekan ini. Terhitung mulai Senin (13/7/15) kemarin hingga Rabu (15/7/15) besok, mobil kas perbankan melayani penukaran uang kepada masyarakat secara bergantian.
"Ada tujuh bank yang berpartisipasi. Selama tiga hari, bank ini bergantian. Untuk pelayanannya di Jalan Merdeka Timur," ujar Kepala KPw BI Malang, Dudi Herawadi.
Menurut dia, tujuh perbankan yang ikut membantu layanan ini yakni Bank Jatim, Bank Syariah Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Nasional Indonesia (BNI), CIMB Niaga, Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA).
"Sehari ada tiga bank. Seperti hari ini (kemarin, red) Bank Jatim, Bank Syariah Mandiri dan BRI. Besok (hari ini) juga ada lagi Bank Niaga, BNI dan Mandiri," papar dia kepada Malang Post.
Menurutnya, jam operasional mobil kas ini mulai pukul 14.00 WIB. Selama satu jam, mobil kas ini melayani penukaran, dan berganti dengan bank selanjutnya di jam berikutnya. "Antusias masyarakat kan kian tinggal semakin mendekati Lebaran. Setelah berkoordinasi, kami memutuskan untuk menggandeng perbankan membuka layanan mobil kas," terang dia.
Menurutnya, jam operasional kas keliling itu setelah jam penukaran uang pecahan kecil bagi masyarakat umum di KPw BI Malang ditutup. Sehingga, masyarakat yang belum mendapatkan antrean di BI, bisa segera beralih ke kas keliling.
"Selain itu, kami menyarankan bagi masyarakat tukar di bank atau kas keliling saja. Untuk mengurangi risiko tukar uang di pinggir jalan, namun dengan nilai yang lebih mahal," tambah dia.
Untuk penukaran, masih berlaku nominal yang sama, yakni senilai Rp 3,7 juta yang terdiri dari pecahan Rp 2000 satu bendel senilai Rp 200 ribu, pecahan Rp 5.000 senilai Rp 500 ribu, pecahan Rp 10.000 senilai Rp 1 juta dan pecahan Rp 20 ribu senilai Rp 2 juta. Sementara, untuk antrean, tergantung kebijakan bank penyelenggara. Misalnya kemarin, Bank Jatim memberi persyaratan pengisian formulir dan copy KTP bagi masyarakat yang ingin menukar uang.
Sementara itu, sejak dibuka 6 Juli lalu, khusus penukaran uang bagi masyarakat umum di KPw BI Malang rata-rata mencapai Rp 10 miliar. Untuk jumlah penukar antara 900 hingga 1150 per hari. "Hingga akhir pekan lalu, penukaran uang pecahan kecil kepada masyarakat umum mencapai Rp 8 miliar. Hari ini, ada 1130 penukar yang membuktikan permintaan semakin tinggi," pungkas dia. (ley/han)