Penjualan Kaligrafi Kayu Meningkat

MALANG - Selain memajang lukisan atau foto keluarga, mayoritas dekorasi rumah keluarga di Indonesia  gemar menghadirkan karya seni kaligrafi atau lukisan di sudut rumah. Juli ini penjualan kaligrafi meningkat sebab masyarakat ingin mendekorasi rumah mereka lebih spesial, saat Idul Fitri lalu.
“Banyak yang ingin menghias berbagai ruang di rumah dengan lukisan maupun kaligrafi agar lebih tampak indah saat tamu datang. Maka, saya kira hal ini yang membuat penjualan meningkat bulan ini,” ungkap Martania, pegawai toko kaligafi dan lukisan Mulia Galeri, Minggu (26/7/15).
Martania menambahkan pemasukan hasil penjualan kaligrafi dan lukisan di Mulia Galeri meningkat 30 persen dari bulan-bulan sebelumnya. “Bulan ini kami dapat menjual sebanyak kurang lebih 30 unit. Bulan sebelumnya di bawah itu,” tuturnya.
Marta menambahkan, Kaligrafi dengan ukiran kayu yang dibandrol Rp 1 juta asmpai Rp 12 juta tergantung ukuran dan tingkat kesulitan, paling diminati konsumen. Mulia Galeri sendiri menawarkan untuk ukuran kaligrafi maupun lukisan mulai dari 30 cm sampai 2 meter.
Selain kaligrafi ukiran kayu, terdapat pula kaligrafi dari sulaman benang yang kian mendapat hati di masyarakat. Kaligrafi dari sulaman benang dibandrol mulai Rp 1 juta sampai Rp 6 juta. Sedangkan jenis lain seperti kaligrafi dari bahan perak dan kuningan dibandrol mulai Rp 500 ribu hingga Rp 6 Juta.

 “Untuk lukisan, yang umumnya dicari pengunjung adalah lukisan bunga, padi, penari Bali dan lukisan-lukisan dari pelukis ternama,” ungkap Martania. Lukisan dari pelukis Asep Loka asal Kendal dan Sutopo asal Jogja lah yang paling diincar. Karya-karya dari dua  pelukis ternama tersebut dibandrol mulai Rp 20 juta.

Lukisan dengan teknik palet dengan cat minyak yang bersifat timbul juga mempunyai peminat yang tidak sedikit, sebab gambar terlihat  seperti 3D dan lebih tampak nyata. Mulia Galeri yang memilki 12 cabang di seluruh Indonesia ini memberlakukan diskon atau potongan harga untuk item-item tertentu dari 20 persen sampai 50 persen. “Jika membeli borongan tentu akan dikenakan potongan harga sesuai barang yang diambil, apalagi jika lukisan dan kaligrafi yang berukuran besar,” pungkasnya. (mg9/han)