Beralih Konsep G-7, Segera Direnovasi

MALANG - Hypermart Malang dipastikan  segera berganti konsep. Mengikuti Hypermart Lippo Karawaci yang berlangsung akhir tahun lalu, konsep G-7 akan diusung oleh Hypermart Malang setelah proses renovasi yang dijadwalkan mulai pertengahan Agustus mendatang.
Perubahan konsep ini pun membuat Hypermart akan tutup operasional selama dua bulan. Terhitung mulai 16 Agustus 2015, perbelanjaan ritel di Ground Floor Matos ini mulai direnovasi, untuk diubah wajahnya sesuai dengan standar Hypermart G-7.
"Mulai 16 Agustus kami tutup dan akan beroperasi lagi di bulan Oktober 2015. Waktu dua bulan untuk renovasi," ujar Divisi Manager Hypermart Malang, Budi Erianto kepada Malang Post kemarin.
Menurutnya, konsep G-7 ini membuat tampilan Hypermart dipastikan lebih eksklusif dan berkelas. Warna abu-abu disiapkan untuk mendominasi interior gerai. Misalnya lantai dan beberapa sudut lainnya.
Selain itu, Hypermart G-7 dipastikan lebih luas. Bila sebelumnya memiliki luas area 2000 meter persegi, maka setelah buka Oktober mendatang, luas area bertambah 25 persen, menjadi 2500 meter persegi. "Areanya tetap di Ground Floor. Kami akan menambah sedikit area bisnis, untuk menyempurnakan gerai agar sesuai dengan standar G-7," papar dia kepada Malang Post.
Dia menyebutkan, perubahan ini akan menambah lokasi potensial seperti fresh product. Beberapa sudut baru dipastikan baru pertama dilihat bagi customer di Malang. "Bila ingin melihat tampilan G-7, bisa menuju Pakuwon Surabay. Seperti itulah modelnya," sebut Didik, sapaan akrabnya.
Sesuai dengan pengakuannya, selain di Malang, perubahan konsep ini juga berlaku di Hypermart Royal, Surabaya. Waktu renovasinya pun sama, mulai 16 Agustus 2015. Untuk saat ini, konsep Hypermart G-7 berlaku di Lippo Karawaci, Pejaten Jakarta, Pakuwon dan Bali.
Salah satu konsepnya, seperti di Lippo Karawaci yakni Hypermart yang memudahkan navigasi bagi konsumen. Area produk segar yang lebih luas, display barang pada rak gondola baru dan lorong yang luas. (ley/nug)