Fin Paling Diburu, Kursus Selam Pun Tinggi Peminat

MALANG - Malang Dive Shop menghadirkan berbagai peralatan renang dan selam lengkap dengan dilengkapi kursus selam bagi yang berminat mendapatkan sertifikat selam. Muhadji, pemilik Malang Dive Shop berujar, peralatan-peralatan olah raga air yang ia jual didominasi oleh peralatan renang dan selam. “Peminat wisata air khususnya selam semakin meningkat dari tahun ke tahun sehingga saya ingin membuka bisnis ini,” terang Muhadji kepada Malang Post.
Ia mengaku, peralatan selam yang paling dicari saat ini adalah fin, yang dipakai pada kedua kaki dengan bentuk menyerupai selaput kaki bebek, guna meningkatkan mobilitas gerakan penyelam dalam air. Fin dengan merek asal Amerika dan Eropa seperti Aqualung dan Dacor, merupakan yang harganya termasuk tinggi mulai Rp 250 ribu sampai Rp 1 juta.
Selain itu, ada juga fin keluaran Amscud, Pro-Blue, IST, dan Madres. “Fin yang dicari oleh kebanyakan pengunjung bervariasi. Jika yang datang adalah penyelam profesional ia akan memilih merek. Jika yang datang hanya ingin memiliki, ia akan mencari yang murah,” ungkap pria yang juga Serka Prajurit Pasukan Katak ini.
Untuk peralatan selam lain seperti masker snorkel dibandrol mulai Rp 320 ribu sedangkan pakaian renang atau selam mulai Rp 65 ribu sampai Rp 379 ribu. Selain itu terdapat pula perlengkapan lain seperti tabung scuba, BCD (Bowyancy Compensator Device), wet suit, sepatu karang, sampai masker snorkel.
Muhadji menambahkan, selain menyediakan peralatan renang dan selam, Malang Dive Shop juga memberikan kursus selam bersertifikat bagi warga Malang yang ingin belajar dunia selam.
Dengan biaya Rp 2.250 juta, peserta akan mendapatkan kursus per 5 sesi, brivet selam, sertifikat diving sesuai level, scuba diving logbook, stiker, makan siang plus snack, tryout di Pasir Putih dan kaos peserta.
“Kursus selam banyak diminati kalangan mahasiswa dan pekerja. Karena kebutuhan untuk berlibur khususnya saat liburan mereka sangat besar. Dan sebagian besar lebih menyukai kegiatan olah raga air, seperti menyelam,” pungkasnya. (mg9/han)