Cantik, Aksesoris Bunga Kanzashi

MALANG - Aksesoris cincin, kalung, slayer, scarf sampai bros memiliki tren desain sendiri. Berangkat dari hal tersebut, Maharani Devi Puspitasari memulai bisnis aksesoris bunga kanzashi sebagai pelengkap fashion wanita saat ini.
Aksesoris bunga kanzashi terbilang masih kalah populer dengan aksesoris lainnya seperti kalung dan cincin yang terbuat dari emas putih, logam sampai mutiara. Namun bedanya, aksesoris bunga kanzashi dapat dijadikan dua atau lebih jenis aksesoris.
Devi menjelaskan, bunga kanzashi sendiri, pada awalnya merupakan hiasan rambut tradisional berasal dari kain Jepang. Bunga Kanzashi biasanya dipakai sebagai hiasan rambut Geisha dan Maiko dan seringkali dijadikan tempat menyembunyikan senjata sebagai perlindungan diri.
Ia menambahkan, dalam perkembangannya, bunga kanzashi yang berbentuk unik dan cantik dijadikan aksesoris wanita secara umum. Mulai dijadikan bros, pin, sirkam rambut dan aksesoris lainnya. “Awalnya saya tidak niat bisnis. Saya memang suka dengan seni-seni melipat dan membuat aksesoris sendiri. Kemudian, saya mencoba membuat aksesoris berbentuk bunga kanzashi dengan bahan kain satin. Kemudian banyak teman yang minta dibuatkan,” ungkap mahasiswi jurusan Psikologi ini.
Devi mengungkapkan, banyak pemesanan datang untuk aksesoris bros atau pin hijab dan jepit rambut. Selain itu, Devi juga melayani pesanan bunga kanzashi berbentuk kalung, anting, renda baju, bandu, sirkam sampai busana gamis atau long dress lengkap dengan ornamen bunga kanzashi sebagai pelengkapnya.
Dengan bandrol mulai Rp 3.500, Devi  memasarkan barang daganganya secara online. “Banyak peminat datang dari kalangan mahasiswa, ada juga yang langsung membeli banyak untuk dijual lagi di kampung halamannya,” ucap wanita asal Nganjuk ini.
“Yang harganya agak berbeda adalah bunga kanzashi yang dijadikan ornamen atau aksesoris pada baju gamis atau dress yang bisa mencapai RP 300 ribu,” tutur Devi yang pernah membuat miniatur pohon natal dengan menggunakan kumpulan lipatan-lipatan bunga kanzashi.(mg9/han)