Antrean Servis Motor Naik Dua Kali Lipat

MALANG - Pasca lebaran, jasa servis mengalami peningkatan layanan, bahkan hampir mencapai dua kali lipat per hari dibanding biasanya.
Front Desk Ahass Honda Yana Kartika Motor, Eunike Ning Eliyas mengatakan, permintaan servis melesat, sejak akhir bulan lalu. "Sejak pekan lalu, sudah banyak antrean dari customer untuk membenahi motornya. Baik keluaran baru untuk servis rutin maupun motor lama," katanya.
Menurut dia, tren peningkatan terjadi sejak pekan terakhir di Juli lalu. Tepatnya begitu libur lebaran berakhir dan masih berlanjut hingga minggu ini. "Apalagi di pekan ini, awal bulan. Nomor antrean bisa mencapai angka 45-50," beber dia kepada Malang Post.
Ketika normal, jumlah customer yang menyerviskan motornya antara 20-25 orang saja. Ketika akhir pekan atau awal bulan, angka tertinggi layanan servis masih di bawah 30 orang. "Peningkatan benar terasa, jauh lebih banyak ketimbang jelang lebaran lalu. Bila sudah mencapai 40, harus bertanya dulu pada tenaga servisnya bisa ditambah atau tidak," tambah Nike, sapaan akrabnya.
Dia mengakui, pasca lebaran customer cenderung meminta pengecekan mesin serta pergantian oli. Sebab, sebagian besar roda dua digunakan sebagai kendaraan untuk bersilaturahmi. "Terutama yang baru saja melakukan perjalanan jauh. Paling aman segera mengecek kesehatan kendaraannya di bengkel resmi," paparnya.
Menurut dia, Ahass Yana Kartika memiliki tiga stall untuk servis. Untuk servis ringan, waktu layanan antara 45 menit sampai satu jam. Sementara, bila servis lebih berat, bisa mencapai dua jam untuk satu motor.
Dia menambahkan, customer sudah mulai memenuhi tempat servis sejak pagi hari. Tidak jarang, dalam dua pekan terakhir ketika masih siang atau pukul 12.00 WIB, sudah tidak menerima customer yang akan melakukan servis lagi karena masih banyak yang belum digarap.
Terpisah, Marketing Suzuki HSMG Malang, Dwi Prasetyawan mengakui, layanan servis di tempatnya pun lebih banyak ketimbang hari normal. "Sejak pekan lalu, selalu di atas 30 customer per hari," ujarnya.
Menurut dia, dibanding hari normal, permintaan servis di kisaran 20 orang per hari. Sebagian besar, meminta servis ringan setelah kendaraanya digunakan untuk perjalanan jauh.
“Rata-rata peningkatan hampir mencapai 50 persen. Area servis pun terlihat lebih ramai ketimbang beberapa pekan sebelumnya,” sebut pria yang akrab disapa Wawan ini. (ley/han)