Atria Upacara 17 Agustus Bareng Veteran

MALANG - Atria Hotel and Conference Malang turut menjaga rasa nasionalisne dan cinta tanah air karyawannya. Hal ini ditunjukkan dengan gelaran Upacara 17 Agustus di depan hotel, yang diikuti oleh manajemen dan karyawan hotel, serta veteran pejuang kemerdekaan, Senin (17/8/15) kemarin.
Tepat pukul 07.30 WIB, area depan hotel sejenak berubah jadi lapangan upacara. Bendera merah putih pun dikibarkan, untuk memperingati HUT ke 70 Kemerdekaan RI. General Manager Hotel Atria, Wahyono dengan pakaian putih-putih ala Presiden Pertama RI Soekarno, bertindak sebagai pembina upacara. Selesai upacara, 20 veteran yang diundang oleh Atria diajak untuk menikmati sarapan pagi bersama.
"Kami ingin menunjukkan, selain berpikir soal bisnis, rasa cinta tanah air dan mensyukuri kemerdekaan perlu diwujudkan. Seperti momen 17 Agustus ini," ujar General Manager Atria, Wahyono.
Menurut dia, rangkaian spesial kemarin berlanjut pada kegiatan ke Taman Makam Pahlawan untuk melakukan ziarah. Sementara itu, hotel juga memberikan konsep spesial memeriahkan 17 Agustus. Photobooth bernuansa kemerdekaan disajikan, dengan adanya manusia batu berdandan ala zaman perjuangan. "Bisa foto dengan sosok pejuang, agar peringatan kemerdekaan bagi tamu juga terasa. Selain menikmati special promo kami," beber dia kepada Malang Post.
Pria yang akrab disapa Yoyon ini mengakui, terdapat tiga keluarga tamu yang bisa memanfaatkan program spesial dari Hotel Atria. Yakni dengan menginap hanya membayar sebesar Rp 178,- nett. "Ada syarat untuk membayar ini, pecahan uangnya harus pas. Ada tiga tamu yang bisa mengikuti program murah meriah ini," imbuh Yoyon.
Menurut dia, ketiga tamu yang berasal dari Surabaya itu juga akan menerima pelayanan full service, layaknya tamu yang membayar penuh sesuai room rates. "Kebetulan tamunya semua dari Surabaya, dan dua keluarga merupakan repeater guest kami, yang menunjukkan program kami menarik bagi tamu," sebutnya.
Menurut dia, selama Agustus ini, tamu bisa memanfaatkan Paket Merdeka untuk food and beverages. Menu tradisional seperti urap-urap, nasi tiwul, ayam lodho bisa menjadi pilihan tamu. "Ada beberapa pilihan menu, untuk satu orang, dua orang atau empat orang," ujar Public Relation Manager Atria, Kadek Ayu Ery Ratnawati.
Momen 17 Agustus kemarin, okupansi (tingkat keterisian hunian) di Atria sebesar 50 persen. Capaian di low season ini tertolong momen kemerdekaan yang berlangsung setelah akhir pekan, sehingga banyak tamu yang berlibur panjang, sejak Jumat (14/8/15) lalu. (ley/han)