Ramai-Ramai Jual Dolar

MALANG - Kurs rupiah yang melemah terhadap dolar AS mulai berdampak pada intensitas penukaran uang di money changer. Beberapa tempat penukaran uang asing mengalami peningkatan penukaran uang, dari dolar AS menjadi rupiah. Kemarin, kurs rupiah sempat menembus Rp 14.110 per dolar AS sebelum akhirnya ditutup Rp 14.060, melemah ketimbang hari sebelumnya dengan nilai Rp 14.040 per dolar AS.
Customer Service PT Sumber Arto Santoso (SAS) Money Changer, Sri Damayanti mengatakan, aktivitas penukaran uang terpantau meningkat beberapa waktu terakhir.
"Di bulan ini memang sudah ada peningkatan, apalagi sejak pekan lalu," katanya.
Menurut dia, Agustus ini memang aktivitas penukaran terpantau lebih ramai ketimbang bulan sebelumnya. Terutama untuk customer yang menukar uang dolar AS menjadi rupiah. "Perbandingannya dengan bulan lalu, memang ramai sekarang. Kemarin, ketika kurs menembus Rp 14.000 per dolar AS, lebih ramai lagi," beber dia, Selasa (25/8/15) kemarin.
Dia menuturkan, Senin (24/8/15) lalu, penukaran dolar AS ke rupiah mencapai 15.000 dolar. Ketimbang pekan sebelumnya, diakui dia meningkat sekitar 10-15 persen. "Agustus ini penukaran rupiah ke dolar antara 12 ribu sampai 13 ribu dolar per hari, kecuali di pekan ini. Masyarakat mulai melepas dolar-nya " tuturnya.
SAS Money Changer, ketika dolar tidak seperkasa beberapa waktu terakhir, menerima penukaran uang antara 10 ribu sampai 12 ribu dolar per hari. Penukaran sebagian besar dilakukan oleh travel agent atau wisatawan yang akan berlibur ke Malang.
Sebaliknya, menurut dia, rupiah yang melemah ini membuat aktivitas penukaran rupiah terhadap dolar berkurang. Namun tidak begitu terlihat, karena masih di bawah angka lima persen. "Yang berburu dolar mereka akan berpergian ke luar negeri, selain itu berburu mata uang Euro," jelasnya.
Terpisah, Rajabally Momey Changer juga mengalami hal yang sama. Peningkatan sebesar 10 persen dalam dua hari terakhir terjadi untuk penukaran dolar ke rupiah. Sebaliknya, yang berburu dolar AS juga tercatat berkurang.
"Untuk peningkatan bisa terasa antara 2000-3000 dolar AS per hari. Sementara yang menukar rupiah ke dolar, turun antara 5-10 persen," sebut CS Rajabally Money Changer, Rosmiati. (ley/ary)