XL Ditinggal Salah Satu Ikonnya

Pensiun Dini, Bowo Ingin Bisnis Sendiri
SURABAYA – Kencono Wibowo, salah satu CEO PT XL Axiata dipastikan pensiun dini. Ini jika tidak mau dikatakan sebenarnya Bowo, begitu biasa dipanggil, memilih mundur dari karier yang dijalani selama 18 tahun terakhir.
Dikonfirmasi soal pengunduran dirinya, Bowo secara implisit, tidak mau dikatakan mundur dari XL. Sebaliknya, lelaki bertubuh jangkung ini beralasan pensiun dini diambil untuk konsentrasi di bisnis baru yang akan digelutinya.
“Bukan mundur, tapi saya murni ingin pensiun. Saya tidak mungkin konsentrasi di tempat lain kalau masih di XL,’’ kata Bowo kepada Malang Post saat menggelar perpisahan di salah satu mall di Surabaya Selatan, Rabu malam.
Dia menuturkan, keputusan pensiun dini sudah dipikirkan masak-masak untung ruginya. Karena masa kerja di XL yang kini dimiliki perusahaan Malaysia itu baru akan habis 4 tahun mendatang.
‘’Usia saya sekarang ini sangat seksi (seket siji) atau sudah 51 tahun. Sesuai aturan di perusahaan seharusnya baru pensiun usia 55 tahun nanti. Tapi, sengaja saya ingin pensiun dini,’’ ungkapnya.
Bowo menyebutkan, selama berkarier dirinya selalu menjadi anak buah. Karena itu, keputusan untuk pensiun tidak lain untuk mewujudkan impiannya menjadi pemilik perusahaan.
‘’Mungkin sudah waktunya saya jadi bos. Tidak terus-terusan jadi anak buah lagi. Saya akan bisnis esek-esek. Maksudnya esek-esek voucher pulsa,’’ ungkapnya sembari tertawa lepas di hadapan beberapa petinggi XL di Jatim.
Sementara itu dari data yang dihimpun Malang Post menyebutkan, mundurnya Bowo dari XL dikuatirkan bisa berpengaruh banyak terhadap kinerja XL. Karena di kalangan operator seluler lain, Bowo dikenal sebagai ikon XL yang sebenarnya.
Terhadap sinyalemen ini, Bowo menyebutkan, dirinya tidak akan bekerja di operator lain yang selama ini menjadi kompetitor XL. Kepastian itu sudah dijelaskan pula ke jajaran top eksekutif  XL Axiata.
‘’XL tetap bisa besar. Meski tanpa saya. Regenerasi di XL sudah berjalan. Di sini ada Bu Deasy (bos XL wilayah Jatim). Ada Pak Imam (Moch Imam Mualim GM XL East Region). Mereka mampu membesarkan XL,’’ kilah Bowo sembari menunjuk kedua petinggi XL dimaksudkan.
Info lain yang sempat beredar menyebutkan, Bowo yang pensiun per 22 September nanti, kabarnya merasa sudah tidak pas lagi menghabiskan 4 tahun sisa waktunya di XL. Pola pikir dirinya sebagai CEO operator seluler tidak pas dengan pola pikir manajemen di Jakarta.(has/han)