Perhatian KTB Pada Konsumen Mitsubishi Fuso

MALANG POST - Di tengah gejolak ekonomi global dan nasional, Bank Indonesia (BI) menyatakan keyakinannya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional akan rebound dan membaik mulai Triwulan III 2015. Melihat peluang tersebut, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, agen pemegang merk kendaraan Mitsubishi di Indonesia, mengajak konsumen setianya bersiap dalam menghadapi perubahan melalui  seminar “Gejolak Ekonomi Global dan Indonesia, Siapkah Anda?”.
Seminar ini diikuti oleh pengusaha, yaitu fleet customer yang telah mempercayakan Mitsubishi Fuso sebagai armada bisnis mereka. Presiden Direktur KTB, Hisashi Ishimaki mengatakan, melalui seminar ini, KTB ingin memberikan spirit positif, strategi serta pengetahuan yang bermanfaat di tengah situasi ekonomi yang sulit.  “Kami berharap, seminar ini dapat memberikan inspirasi kepada konsumen setia Mitsubishi Fuso untuk berperan serta dalam memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Melalui seminar, menurut dia, bisnis konsumen diharapkan tetap dapat bertahan, dan semakin berjaya ketika kondisi ekonomi kembali tumbuh dan berkembang. Hal ini sejalan dengan spirit Fuso Big Bang, yang optimis dapat tetap mempertahankan posisinys sebagai market leader kendaraan niaga di Indonesia.
Materi seminar diberikan oleh Prof. Rhenald Kasali, yang merupakan Akademisi Bisnis, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, serta pendiri Rumah Perubahan. Tempat itu menjadi role model dari social business di kalangan akademisi dan penggiat sosial yang didasari enterpreneurship dan kemandirian. Materi yang disampaikan terbagi dalam tiga sesi, yaitu faktor pemicu perubahan, Jokowinomics dalam era kepemimpinan baru, serta solusi langkah yang harus ditempuh oleh pengusaha di tengah kondisi sulit seperti sekarang.
Rhenald menyebutkan, meski kondisi sedang sulit, pengusaha yang baik harus tetap membangun kreativitas dalam membuka peluang. “Dengan kreativitas yang terus dipupuk oleh para pengusaha, maka rasa-rasanya peluang akan tetap terbuka lebar bagaimanapun kondisinya,” sebut dia.
Peserta diimbau untuk cerdas mengambil peluang dari perubahan besar yang tengah terjadi di Asia-Pasifik, maupun dari kerja keras dari presiden baru. Perubahan juga harus dilakukan, yaitu mengubah mental from passangers to be drivers, sehingga pengusaha memiliki prinsip kemandirian. “Pemerintah bisa saja gagal mengendalikan gejolak ekonomi global dalam perekonomian di negaranya, maka dari itu perubahan mental tersebut perlu dilakukan sehingga kita tidak hanya menyalahkan pemerintah tetapi justru mendukung pemerintah dalam menstabilkan perekonomian dalam negeri,” ujarnya.
Rudi Eko dari PT Sinar Niaga Sejahtera, salah satu fleet customer yang mengikuti seminar ini menyatakan kepuasannya atas support yang diberikan KTB kepada para konsumennya selama ini “Seminar ini sangat membuka wawasan saya mengenai kondisi yang sebenarnya terjadi, sehingga dapat mempengaruhi strategi perusahaan kami di masa mendatang,” ungkapnya.
Selain itu, Darmadji, Managing Director OT Logistik menyampaikan, dirinya sangat puas terhadap pendekatan yang dilakukan KTB terhadap konsumennya. Sebagai pengusaha logistik, banyak merek selain Mitsubishi yang gencar menawarkan produk mereka. “Namun kami merasa hanya Mitsubishi yang sangat memperhatikan kebutuhan konsumen. Ketika ada kendala, kami diberikan respon cepat dan layanan ditangani sangat baik. Hal ini harus dipertahankan oleh KTB, terutama dalam hal memaintain relationship dengan konsumen,” ungkapnya.
Begitu pula Tulus Widodo, Owner dari PT Tenang Jaya Sejahtera, menyampaikan apresiasinya terhadap KTB yang telah mengadakan seminar. “Saya menjadi lebih optimis di tengah isu-isu krisis yang beredar, materi yang disampaikan Rhenald Kasali dapat saya aplikasikan terhadap strategi perusahaan. Melalui seminar ini KTB memberikan pencerahan kepada kami para konsumen,” sebut dia.
Pada kesempatan tersebut, secara khusus KTB mengucapkan terima kasih kepada konsumen, karena berkat mereka Mitsubishi Fuso mampu bertahan bahkan meningkat market share-nya di tengah kondisi gejolak ekonomi di tahun 2015 ini. Data penjualan Januari-Agustus 2015 menunjukkan, market share Mitsubishi Fuso sebesar 47,2 persen, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya di periode yang sama sebesar 46,3 persen. (*/ley/han)