Lebih Mewah dengan Perpaduan Kain Songket

Fashion Rompi Blouse
MALANG – Pameran menjadi kesempatan untuk mengenalkan koleksi terbaru, tak terkecuali di bidang fashion. Seperti yang dilakukan oleh Evelyn Collection dari Jakarta, yang mengusung koleksi rompi blouse bagi perempuan. Dalam model terbaru, fashion ini memadukan dua jenis kain, yakni songket dan katun.
Owner Evelyn Collection, Eva Herlina Fendiana mengatakan, selama pameran di Malang ia membawa berbagai model fashion terbaru, yang tengah laris di kota besar seperti Jakarta dan Bandung. “Ada berbagai model yang sedang hits. Termasuk menampilkan fashion dengan rasa campuran atau kontemporer. Memadukan kain tradisional seperti songket dengan sifon atau katun,” katanya.
Menurut dia, Evelyn yang kini tengah mengikuti pameran fashion di First Floor Matos, memiliki model fashion rompi blouse bagi perempuan. “Sebenarnya, model rompi blouse sudah laris sejak akhir tahun lalu. Namun beberapa bulan terakhir ada koleksi baru yang lebih menarik,” beber dia kepada Malang Post.
Menurutnya, lebih menarik karena tampilan dipastikan lebih bagus, dengan memadukan kain songket. Rompi blouse dengan kain songket di beberapa bagian tersebut, dipadukan dengan kain katun polos. “Contoh perpaduannya, di sisi kanan kain songket dengan berbagai motif dan di sebelah kiri kain polos,” sebutnya.
Agar terlihat lebih mewah, fashion ini menambahkan aksesoris berupa payet di beberapa bagian. Misalnya di bagian lengan dan leher, baik di bagian depan maupun belakang rompi blouse. Warna kain songket itu berkilau. Begitu pula pilihan kain polosnya, dengan tampilan mengkilat.
“Adanya aksesoris payet membuat fashion ini lebih bernilai dan berkelas. Ditunjang pula dengan tampilan warna yang cerah seperti merah, biru dan hijau,” tambahnya.
Rompi blouse ini, dituturkan oleh Eva, terdiri dari dua pilihan. Berukuran selutut dan berukuran di bawah perut. Ketika customer mengenakannya, dia menyarankan untuk menggunakan tambahan fashion di bagian dalam. Misalnya tank top maupun t-shirt tanpa kerah.
Eva menyebutkan, koleksi ini dibandrol mulai dari Rp 350 ribu, untuk pilihan rompi blouse yang berukuran pendek. Sementara, pada pilihan panjang hampir selutut, Evelyn mematoknya dengan harga Rp 450 ribu. Harga itu, diakui dia lebih mahal ketimbang rompi blouse model sebelumnya.
“Harganya memang lebih tinggi. Penggunaan kain songket dan aksesoris atau payet, membuat fashion terlihat lebih detil. Pasti jauh lebih bagus pula,” pungkas Eva. (ley/han)