OJK Resmikan 8 Lembaga Keuangan Mikro Baru

MALANG POST - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Jumat (25/9/2015), menerbitkan izin operasional 8 Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di Semarang, Jawa Tengah. Penerbitan izin ditandai dengan penyerahan langsung izin operasional oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D Hadad, dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, kepada perwakilan 8 LKM tersebut.

Dalam sambutannya, Muliaman mengatakan, Jateng sebagai provinsi yang paling serius dalam menjalankan amanat UU LKM, yakni mulai dari inventarisasi LKM yang belum berbadan hukum hingga berhasil mendata lebih dari 11.000 LKM.
Di samping itu, Pemerintah Provinsi Jateng juga menetapkan program pengukuhan LKM, dengan menginstruksikan setiap Kabupaten/Kota untuk menetapkan minimal 3 LKM sebagai pilot project pengukuhan.  "Kerjasama OJK dan Pemprov Jateng ini dapat menjadi contoh bagi provinsi lain sehingga UU LKM dapat dilaksanakan bersama-sama dengan penuh tanggung jawab dan tujuan untuk pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat dapat tercapai," kata Muliaman dalam keterangannya.
Muliaman memandang, sebanyak 35 LKM di Jateng, termasuk di dalamnya 3 LKM Syariah yang berpotensi untuk dikukuhkan. Namun hingga 23 September, hanya 8 LKM yang memenuhi persyaratan perizinan.
Adapun sisanya akan segera diproses izin usahanya, setelah persyaratannya dipenuhi. Sesuai UU LKM yang mengamanatkan OJK untuk mengatur, membina dan mengawasi LKM, Muliaman menyebut pembinaan dan pengawasan LKM pada tahap awal dilakukan oleh OJK. Tujuannya, untuk penguatan atau pemberdayaan LKM melalui program pelatihan kepada pengurus LKM yang sudah berizin.
Dalam rangka keuangan inklusif, OJK akan mensinergikan LKM dengan lembaga keuangan lain yang berada dalam pembinaan dan pengawasan OJK. LKM, kata Muliaman, dapat menjadi agen bank dalam LAKU PANDAI, serta menjadi agen pemasaran Asuransi Mikro dan produk lembaga keuangan lainnya.
Sinergi dengan lembaga keuangan lain tersebut akan memberikan manfaat bagi LKM, antara lain mendapat pelatihan dari bank, dapat memanfaatkan jaringan bank, mendapatkan fee, dan mempermudah akses pendanaan dari bank.
LKM merupakan lembaga keuangan yang khusus didirikan untuk memberikan jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat, baik melalui pinjaman atau pembiayaan dalam usaha skala mikro kepada anggota dan masyarakat, pengelolaan simpanan, maupun pemberian jasa konsultasi pengembangan usaha yang tidak semata-mata mencari keuntungan.(dtc/han)