Hypermart G7 Langsung Diserbu Masyarakat

Konsep baru Hypermart G7 di Matos merupakan yang kedua di Jawa Timur.

MALANG – Ada yang berbeda dengan suasana Ground Floor Matos, begitu mall dibuka pukul 09.30 WIB, Kamis (15/10/15) kemarin. Konsumen sudah mulai antre di depan eskalator, tepat di depan pintu masuk Hypermart yang selama dua bulan ini tertutup rapat. Ternyata, mereka merupakan pelanggan Hypermart yang selama ini menunggu dibukanya kembali gerai ritel milik PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) tersebut.
Kini, Hypermart Matos buka dengan konsep terbaru, G7. Konsep serupa di Jawa Timur baru dijalankan di Hypermart Pakuwon Trade Center. Hypermart G7 di Matos merupakan yang kedua di Jawa Timur. Director Public Relations & Communications MPPA, Danny Kojongian mengatakan, Hypermart Matos merupakan salah satu dari 10 rencana renovasi gerai yang akan berubah menjadi Hypermart G7 sepanjang 2015. “Kini Hypermart Matos memiliki luas 4.393 meter persegi dan lebih luas ketimbang sebelumnya,” katanya.
Menurut dia, Hypermart yang merupakan salah satu pioneer gerai ritel modern di Kota Malang, telah mengalami dua kali renovasi. Sebelum menjadi G7, konsep yang diusung G3 (Generasi 3). Dari segi desain, perubahan terjadi pada warna lantai, lorong lebih luas dan area fresh lebih luas yang memudahkan konsumen dalam memilih produk.
Di bagian fresh, juga semakin lengkap dan menarik dengan adanya area Ready to Eat. Aneka jajanan modern maupun jajanan pasar, bisa dinikmati area ini. Misalnya fushion ala Korea, bakery hingga sajian ala America. Selain itu, terdapat sajian tradisional seperti rujak cingur, rujak serut maupun rujak manis.
“Lebih bersih dan nyaman. Setelah memilih, bisa menyantapnya di area Ready to Eat. Konsumen pasti kian betah berada di dalam Hypermart,” paparnya.
Dia mengatakan, dipilihnya Hypermart Matos untuk menjadi ritel dengan konsep G7, karena Kota Malang memiliki tingkat pertumbuhan dan prospek yang positif. Perkembangan ini diakuinya sebagai bagian dari peningkatan format Foodmart supermarket.
PT Matahari Putra Prima Tbk, mengelola Hypermart, Foodmart dan Boston Health & Beauty. Total penjualan tahun 2014 sebesar Rp 13,59 triliun dan naik 14,1 persen ketimbang 2013. Dari bisnis itu, net income 2014 sebesar Rp 554 miliar dan naik 24,5 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 444,9 miliar. Saat ini, gerai dari PT MPPA tersebar luas di 60 kota mulai dari Tanjung Balai Medan sampai Papua.
Sementara itu, dalam Grand Opening kemarin, tampak pengunjung memadati Hypermart. Menurut pengakuan Store Manager Hypermart Malang, Mardi Puswahyu, banyak sekali wajah-wajah baru yang datang. “Terlihat banyak masyarakat yang baru. Selain dilihat dari wajahnya yang tidak biasa kami lihat, mereka juga belum memiliki Hi Card,” ujarnya.
Hingga sore hari, antrean di cashier terlihat padat dengan belanjaan yang tidak sedikit pula, baik dari customer tipe keluarga maupun anak muda seperti mahasiswa. “Belanjaan mereka juga tidak sedikit. 90 persen di atas Rp 100 ribu per customer,” pungkas dia. (ley/han)