Bisnis Hotel Kian Ketat

MALANG – Satu lagi pendatang baru di bisnis perhotelan turut bersaing di Kota Malang. Kali ini, jaringan hotel dari Makassar, Same Hotel Group telah mulai mengoperasikan satu propertinya di Jalan Pattimura, dan Rabu (21/10/15) hari ini menggelar open house untuk mengenalkan hotel bintang tiga tersebut.
“Kami mulai beroperasi dan menerima tamu hotel Senin (19/10/15) lalu. Masih soft opening dan selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (23/10/15) akan menggelar open house,” ujar Front Office Manager Same Hotel, Novan Eko Wicaksono.
Menurut dia, dalam open house, manajemen hotel akan mengajak setiap tamu showing di hotel kelima yang dibuka dari jaringan hotel mereka. Mulai dari lantai 1 area lobi dan meeting room, hingga lantai 8 yang merupakan titik tertinggi dari Same Hotel Malang.
Novan menuturkan, hotel ini merupakan rencana ekspansi Same Hotel Group yang pertama terealisasi antara 2015-2016. Selain Kota Malang, bidikan berikutnya merupakan Kendari, Cepu, Luwuk Banggai, Bantaeng, Bira dan Banyuwangi. Saat ini sudah ada empat hotel Same Group di Makassar.
Pria yang berdomisili di Sawojajar ini menerangkan, Same Hotel Malang hadir dengan 82 kamar. Jumlah tersebut terdiri dari dua pilihan, deluxe room dan premiere room. Yang menarik, hotel ini menawarkan satu tipe hunian untuk tiga orang. “Namanya Premiere Triple. Ada 22 kamar tipe ini dengan promotion rate sebesar Rp 495 ribu per malam. Sedangkan Deluxe seharga Rp 395 ribu per malam,” beber dia kepada Malang Post.
Dia menjelaskan, layaknya hotel bintang tiga, fasilitas yang disiapkan tidak terlalu banyak. Selain room, bisnis yang ditawarkan ada pada MICE dan food and beverages. Untuk meeting room pun, kapasitas maksimal 150 orang dengan round table. “Ada tiga meeting room Celebes, Borneo dan Java yang kami siapkan dan menyasar corporate atau government,” jelasnya.
Novan menambahkan, di masa perkenalan ini, target okupansi dari hotel tidak terlalu tinggi, sekalipun city occupancy Kota Malang terhitung tinggi hingga pekan ketiga Oktober ini. Menurutnya, hotel menarget angka 55 persen hingga akhir tahun. Angka itu akan menjadi bahan evaluasi dalam mematok target di 2015. “Oktober ini memang banyak event, makanya okupansi rata-rata di atas 62 persen. Beberapa hotel malah bisa mencapai 80 persen,” tambahnya.
Akan tetapi, dia menyadari jika saat low season, maka occupancy bisa sangat rendah di kisaran 40 persen. “Untuk itu, target kami tidak begitu tinggi. Meski dua hari ini sudah lumayan terisi meski masih dalam tahap uji coba,” bebernya.
Dalam dua hari pertama pasca operasi, Same Hotel Malang mencatatkan keterisian kamar mencapai 30 persen, dengan isian di hari kedua kemarin sebanyak 19 kamar terisi. (ley/han)