Dandelion, Café Butik Unik di Malang

MALANG – Menjamurnya café saat ini tidak serta merta menjadikan bisnis ini menjanjikan. Dibutuhkan kreativitas tinggi serta konsep unik dan berbeda jika ingin bertahan dalam persaingan bisnis kuliner.
Aurelia Sonya, yang awalnya seorang desainer, melihat sebuah kesempatan untuk mempromosikan koleksi busananya dalam sebuah café. “Awalnya Dandelion hanya tempat untuk ngopi santai saja. Tapi melihat sekarang persaingan bisnis semakin ketat, saya berpikir cara lain untuk menarik perhatian konsumen.” tuturnya.
Wanita yang akrab dipanggil Sonya ini beserta rekannya, Lenny Aida Shicha, akhirnya memutuskan untuk membuat café dengan konsep berbeda. “Saya melihat di Malang masih belum ada café dengan konsep one stop entertainment, jadi saya coba membawa konsep tersebut di café ini,” ujarnya.
Sonya mengungkapkan, selain butik, Dandelion café juga menarik minat konsumen dari segi menu makanan. “Di café kami ada menu andalan, yakni Indomie Sambal Matah. Kami mengolah Indomie dengan bumbu rahasia kami beserta sambal matah khas Bali, jadi tidak menggunakan bumbu Indomie biasa,” ungkap Sonya.
Selain menu tersebut, Dandelion juga menawarkan menu spesial yang hanya ada setiap hari Rabu, yakni nasi Repes (Rempah Pedas). Perpaduan antara nasi gurih, serundeng kelapa, ayam goreng kuning, sambal ikan asin, sambal bawang, irisan telor dan tahu krispi ini bisa dipesan terlebih dahulu setiap hari Senin. “Biasanya kami open Pre Order di hari Senin, dan konsumen bisa menikmati di hari Rabu. Malah terkadang pesanan membeludak.” tutur Shicha menambahkan.
Disinggung mengenai beberapa koleksi baju yang dipamerkan di Dandelion Café, Sonya mengungkapkan hanya membuat desain secara limited edition. “Per seri hanya produksi 12 pieces. Kalau kurang puas dengan koleksi yang dipajang, konsumen juga bisa request desain ke saya,” katanya.
Koleksi baju di café yang berada di Jalan Kalpataru no. 27B tersebut dibandrol mulai harga Rp 70 ribu. Demi menyegarkan mata pengunjung, koleksi yang dipamerkan akan diganti setiap dua minggu sekali.
Shicha menuturkan, mereka menggenjot promosi melalui sosial media. “Target konsumen kami anak muda di Kota Malang, jadi kami maksimalkan promosi di sosial media. Selain itu, harga yang kami bandrol juga terjangkau sekali bagi kantong anak muda,” tambahnya.(mg1/han)