Tetap Percaya Diri Saat Sulit

MALANG – Masa sulit penjualan properti di segmen menengah ke atas, yang terjadi sepanjang tahun ini tidak membuat pengembang keder meluncurkan produk terbaru. Masih terdapat beberapa pengembangan baru yang bermunculan, termasuk di semester kedua tahun ini. Konsep dan lokasi, menjadi senjata untuk menjangkau user, salah satunya Kingspark 8 Villa di kawasan Beji, Kota Batu.
Marketing Executive Kingspark 8 Villa, Joice Kolondam mengatakan, tahun ini memang properti lesu, dibanding dengan tahun sebelumnya. Apalagi, untuk properti dengan tujuan investasi dengan harga yang terhitung mahal. “Bisnis lesu, tidak berarti sales harus berhenti berupaya. Produk baru pun masih bisa dijual, asalkan bisa memanfaatkan celah,” katanya.
Menurut dia, hunian bernuansa vila yang dikembangkan oleh developer Alpha Omega Property itu, mengusung konsep yang berbeda. Sebab, dengan posisi Kota Batu yang kini semakin terangkat pamornya, banyak hunian yang dibangun dengan nuansa ala tempat wisata.
Dia menuturkan, konsep demikian bisa menjadi daya tarik, terutama bagi user tipe menengah ke atas. Sesuai dengan bandrol yang dipatok mulai dari Rp 1,03 miliar sampai dengan Rp 2,08 miliar. Huniannya terdiri dari dua pilihan utama, satu lantai dan dua lantai.
Untuk luas tanah dan bangunan, dimulai dari 128 x 85 meter persegi. Paling luas, pengembangan hunian yang juga berbatasan dengan Junrejo itu, 220 x 171 meter persegi. Beberapa tipe, dikembangan dengan terbatas, satu unit untuk setiap ukuran. Total, untuk pembangunan pertama ini sebanyak 52 unit.
Joice menuturkan, disamping konsep, pelaku properti juga mesti memiliki metode promo yang menarik. Misalnya dengan intensif menggelar pameran, agar calon user semakin mengenal area yang telah dikembangkan. Tidak hanya di dalam kota atau di sekitar Malang Raya, namun hingga di luar kota.
“Teknik promo kami di tahun ini, salah satunya di pusat perbelanjaan. Seperti di MOG ini yang akan berlangsung dua bulan. Sebab, produk baru harus banyak yang tahu. Mengandalkan marketing office, kurang maksimal,” beber dia kepada Malang Post.
Dia menambahkan, untuk sales juga berlangsung di luar kota, seperti di Surabaya. Dalam waktu dekat, menurutnya, Alpha Omega Properti akan mengusung maked 3D di Kota Pahlawan. “Di sana, pasar lebih luas lagi. Untuk hunian dengan bandrol Rp 1 miliar ke atas, user dari luar kota terhitung potensial,” imbuhnya.
Menurut dia, untuk saat ini target sales pun tidak bisa seperti tahun lalu. Dia menilai, wajar jika banyak pengembang tidak berani mematok angka penjualan atau waktu, dengan cepat seperti tahun sebelumnya, yang merupakan masa puncak sales properti. “Tahun depan, ketika ekonomi sudah membaik, kami segera tancap gas,” pungkas dia. (ley/feb)