Makanan Organik Banyak Diminati Masyarakat

MALANG – Berbisnis bagi sebagian orang bukan hanya masalah untung dan rugi, namun juga berkaitan dengan nilai-nilai manfaat dari setiap produk yang ditawarkan. Seperti yang dilakukan Fresgreen Organic Café, di tengah menjamurnya makanan siap saji di kota-kota besar Indonesia, makanan organik merupakan pilihan utama bagi Fresgreen Organic Cafe untuk ditawarkan kepada pelanggannya.
“Kami kembali memperkenalkan kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat melalui berbagai produk organik yang hingga saat ini terus kami kembangkan,” ujar Bagian Umum Fresgreen Organic Cafe, Adriana kepada Malang Post, (3/11), kemarin.
Perempuan yang mengaku lebih dari 12 tahun berkecimpung di dunia makanan sehat ini menjelaskan bahwa, setiap pemesanan selalu disesuikan dengan permintaan pelanggan. Buku tamu sengaja digunakan untuk menjaga hubungan baik dengan para pelanggan.
Dia menjelaskan, setiap dua minggu sekali para pelanggan akan diberi kabar mengenai penawaran produk-produk baru melalui pesan singkat (sms). Pelanggan juga dapat melakukan order minimal sejumlah Rp 65 ribu.
Menurutnya, setiap hari lima hingga enam pelanggan yang datang berbelanja. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir omzet yang didapat selalu mengalami pasang surut, namun meski demikian untuk meningkatkan daya jual, ia juga mengikuti berbagai even diberbagai kota besar seperti Surabaya dan Jakarta dengan tujuan memperkenalkan makanan sehat kepada masyarakat.
Ibu tiga anak ini menuturkan bahwa, makanan organik yang ditawarkan merupakan produk lokal dan produk import. Produk lokal dihasilkan dari kerja sama yang dilakukan dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), sementara produk import di dapat langsung dari Amerika dan Malaysia. “IPB saat ini juga tengah mengembangkan produk kosmetik organik,” tambahnya.
Dia menuturkan, tujuan dari ini semua adalah mengembalikan pola hidup sehat yang sudah lama ditinggalkan masyarakat. Sosialisasi terus digalakkan melalui pameran dalam even-even tertentu, selain itu kerjasama dengan berbagai komunitas yang menaruh perhatian terhadap pola hidup sehat, seperti komunitas Ngalam Sehat juga terus dioptimalkan. Pandangan masyarakat mengenai mahalnya makanan organik berusaha mereka tepis. ”Berobat itu lebih mahal dibandingkan dengan harga makanan organik yang kami tawarkan,” tambahnya. (mg2/udi)