Fashion Korea Anak, Omzet Tembus Rp 50 Juta

MALANG – Bisnis fashion di Malang terus berkembang. Pelaku usaha ini tidak hanya berkonsentrasi pada model fashion remaja dan dewasa, namun juga anak-anak usia tiga bulan sampai 10 tahun. Pearls Kids di lantai dua Malang Town Square yang baru buka dua bulan ini termasuk yang merasakan manisnya bisnis ini.
“Omzet kami per bulan mencapai angka Rp 50 juta,” tutur  pramuniaga Perals Kids, Enggar Elly Kusumawati kepada Malang Post, (9/11/15) kemarin.
Enggar menuturkan, baju dan segala pernak-pernik kebutuhan anak ini dibandrol dengan harga bervariasi. Promo yang berlaku di bulan ini adalah diskon 10 persen untuk semua item, sementara diskon 15 persen berlaku bagi pemegang kartu member. Aksesoris dijual mulai Rp 17 ribu hingga Rp 58 ribu, sementara baju berkisar Rp 51 ribu, Rp 54 ribu, hingga Rp 300 ribu. “Sejauh ini celana anak laki-laki dan rok model tutu merupakan aksen yang paling banyak diminati masyarakat, harganya dibandrol dari Rp 100 ribu,” tambahnya.
Menurutnya, setiap barang yang ditawarkan merupakan produk impor dengan kulitas bersaing. Bahan yang digunakan sangat halus sehingga memberi kenyamanan bagi pemakainya. Model baju yang ditawarkan beraneka ragam, mulai dari baju santai hingga baju pesta.
Kelengkapan baju anak-anak ini memiliki banyak desain menarik, di antaranya desain baju Korea yang saat ini sedang banyak digandrungi pelanggan. “Selain modelnya yang kekinian warnanya pun cenderung soft dan ceria. Sangat sesuai dengan karakter anak-anak,” tambahnya.
Desain baju Korea ini memiliki berbagai aksen menarik dengan potongan yang khas. Warnanya didominasi warna pastel yang memberi kesan lebih hangat. Warna-warna kuning, merah dan hijau tampak menggambarkan dunia anak-anak yang penuh keceriaan. “Sekarang tidak hanya anak remaja yang bisa memakai koleksi berdesain Korea, anak-anak pun dapat menikmatinya,” jelasnya.
Dia menuturkan, jumlah pelanggan yang terus mengalami peningkatan ini diharapkan mampu memenuhi target penjualan. Selain pelanggan yang berasal dari Malang, sejumlah turis mancanegara juga tercatat sebagai pelanggan setia mereka. Di weekday, sekitar 30 pelanggan datang untuk berbelanja, sementara weekend sekitar 40 pelanggan yang datang berbelanja.
Berbagai inovasi baru selalu dikembangkan untuk menarik perhatian pelanggan. Outlet yang didesain semi kayu ini memberi nuansa lebih tenang dengan berbagai aksen unik lain. Ke depannya, mereka juga berencana menambah koleksi untuk anak berusia tujuh hingga 10 tahun. Dia berharap, usaha ini akan terus mengalami peningkatan dan dapat memenuhi setiap kebutuhan pelanggan. (mg2/han)