Mulai Tunjukkan Tren Peningkatan

Sejak Oktober lalu, permintaan tur ke luar negeri mulai menunjukkan tren positif.

KIA Tours & Travel
MALANG – Perekonomian yang lesu akibat melemahnya nilai rupiah dalam beberapa bulan terakhir telah berdampak pada aktivitas sektor bisnis. Kini, setelah nilai rupiah sedikit mengalami penguatan, aktivitas bisnispun kembali menuai hasil positif. KIA Tours & Travel mengalami pelemahan selama Juni hingga September.
Awal Oktober, permintaan perjalanan pun meningkat sebesar dua kali lipat. “Penurunan terjadi akibat menurunnya nilai rupiah. Beberapa perjalanan terpaksa diundur bahkan dibatalkan. Peningkatan terjadi di Oktober, sebanyak dua kali lipat dari angka keterpurukan sebelumnya,” tutur staf tour KIA Tours & Travel Malang kepada Malang Post, (12/11), kemarin.
Diana menjelaskan, penurunan keberangkatan tidak hanya disebabkan melemahnya nilai rupiah, tapi jugu akibat dari wabah virus Mers beberapa waktu lalu. Langkah yang diambil untuk menangani hal ini adalah dengan memberi promo paket ke beberapa negara lain seperti Singapura dan Thailand.
Selain itu, langkah yang diambil pemerintah Korea Selatan untuk menggiatkan kegiatan pariwisatanya di waktu itu dengan mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi turis yang hendak berwisata di Korea juga cukup berpengaruh. Kebijakan yang dikeluarkan ini berlaku hanya untuk beberapa agen tour & travel. KIA Tours & Travel berkesempatan untuk mendapatkannya. “Sebelumnya kami juga telah mendapat penghargaan karena agen kami merupakan yang paling banyak mengirim wisatawan ke Korea Selatan,” jelasnya.
Agen Tours & Travel yang lebih konsentrasi dengan tujuan Korea ini sudah didirikan sejak 1996, dan untuk wilayah Malang baru dibuka sejak satu setengah tahun lalu. Selain memberi fasilitas perjalanan wilayah internasional, mereka juga memberi fasilitas perjalanan domestik.  “Konsentrasi kami memang untuk wilayah Korea Selatan, namun kami juga tidak menutup diri untuk banyak tujuan wisata, baik domestik maupun internasional. Beberapa waktu yang lalu kami pun sempat melayani perjalanan hingga ke Eropa,” tambahnya.
Dia menuturkan, paket yang mereka berikan untuk tujuan Korea Selatan merupakan yang paling murah jika dibandingkan dengan agen lain. Setiap bulannya mereka selalu melakukan perjalanan baik domestik maupun internasional. Setiap promo yang digalakkanpun selalu habis terjual.
Dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini perjalanan lebih banyak dilakukan untuk wilayah domestik. Omzet yang didapatkan pun menurun jika dibandingkan 2014. Ke depannya, ia berharap pemerintah akan lebih memperhatikan bisnis tour & travel ini melalui kebijakan yang sifatnya lebih mempermudah kegiatan tours & travel. “Setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pasti memiliki tujuan dan dampak yang diberikan selalu pro dan kontra. Untuk itu saya berharap semua akan berjalan baik dan memberi dampak yang baik juga untuk setiap kalangan,” terangnya. (mg2/han)