Motivasi Warga, Tokopedia Hadirkan Tokoh Inspirasi

MALANG - Setelah sukses menyelenggarakan talk show inspiratif untuk menyebarkan semangat “Ciptakan Peluangmu” di Jakarta, Solo, Yogyakarta, Semarang dan  Surabaya, situs belanja online Tokopedia menggelar acara serupa di Malang, Kamis (12/11) malam. Stand up comedian Dodit Mulyanto,  dua inspiring seller, Dina Sri Agustin dan Fahrudin dihadirkan dalam acara yang berlangsung di Balai Agung Majapahit Hotel Santika itu. Lebih dari 600 pengunjung hadir dalam kegiatan ini.
Public Relations Tokopedia  Siti Fauziah mengatakan, dua figur inspiratif tersebut memiliki keunggulan tersendiri. "Dina adalah seorang Kartini Modern. Walaupun berkali-kali jatuh bangun, ia tidak lelah melakukan berbagai perubahan demi menemukan makna kesuksesan yang selama ini ia cari,” tutur Puji, sapaan akrabnya.
Dina awalnya seorang pekerja kantoran yang sempat menempati posisi cukup tinggi dalam perusahaan. Namun karena merasa tidak berhasil menemukan esensi kehidupan melalui pekerjaan tersebut, akhirnya dia memberanikan diri untuk mundur dari perusahaan. Tulang punggung keluarga ini kemudian mencoba bergerak di ranah lain, namun lagi-lagi gagal.
Kegagalan dan berbagai masalah yang ia hadapi tidak lantas membuatnya menyerah begitu saja. Perempuan berusia 38 tahun ini terus mencari peluang bisnis lain dan akhirnya sukses menemukan passion bisnisnya di ranah online dengan menjual wall sticker. “Walaupun lingkungan sekitar meragukan bisnis online, saya tetap yakin bahwa bisnis online yang saya geluti ini akan menuai kesuksesan,” ujar Dina Sri Agustin.
Sampai suatu ketika, ia berhasil membuktikan bahwa keputusan untuk berhenti bekerja sebagai karyawan dan membangun bisnis sendiri memberikan penghasilan yang memadai. “Keuntungan materi yang saya dapatkan sekarang 11 kali lipat lebih tinggi dari pada saat menjadi karyawan,” tutur Dina.
Selain Dina, ada Fahrudin, mantan cleaning service yang saat ini sukses menjadi juragan mainan. Pada tahun 2012, Fahrudin yang masih menjalani profesinya sebagai cleaning service memutuskan untuk mempelajari internet marketing dari berbagai sumber. Ia lalu mulai berjualan mainan secara online sebagai pekerjaan sampingan demi membuat keluarga kecilnya hidup lebih layak. Setelah satu tahun berjalan, penghasilan dari berjualan online ternyata jauh lebih baik dibandingkan dengan bekerja sebagai cleaning service.
Akhirnya pada tahun 2013, Fahrudin memutuskan untuk fokus membesarkan bisnis online-nya. “Situasi dunia bisnis online dari hari ke hari semakin berkembang. Bayangkan, saya pernah menerima pesanan untuk produk yang harganya Rp 450. Ongkos kirimnya tentu lebih mahal dibandingkan harga barangnya sendiri. Ini membuktikan bahwa bisnis online punya masa depan cerah, tidak ada lagi orang yang ragu belanja online,” terang Fahrudin. Saat ini, Fahrudin telah membuktikan bahwa siapapun bisa menciptakan peluangnya.
Dengan membuka toko online “Juragan Mainan”, ia bahkan telah menciptakan lapangan pekerjaan bagi beberapa orang temannya. “Walaupun hanya mulai dari toko kecil,  mimpi harus besar. Bagi saya, pencapaian itu bukan hanya tentang materi, tetapi bagaimana saya bisa menciptakan peluang saya sendiri dan bahkan membantu teman-teman saya dalam menciptakan peluang mereka,” ujar Fahrudin.  
Dina dan Fahrudin merupakan contoh penjual yang berhasil menciptakan peluangnya bersama Tokopedia. Tokopedia kata Puji percaya bahwa cerita yang dibagi oleh Dina dan Fahrudin dapat menginspirasi ratusan warga Malang yang hadir dalam talk show.
Selain talk show, Tokopedia juga mengadakan aksi sosial di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Robbani, Jumat (13/11) kemarin. “Kami mendonasikan beberapa alat produksi, antara lain mixer, sealer dan mesin obras, untuk mendukung kegiatan pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh LKSA Robbani,” ujar Puji.
Tokopedia juga memberikan sosialisasi mengenai pemasaran online. “Kami berharap teman-teman di LKSA Robanni akhirnya dapat memanfaatkan internet untuk memperkenalkan produk yang mereka hasilkan kepada lebih banyak masyarakat Indonesia,” tutup Puji. (mg2/van).