Edukasi Lewat Event Anak

MALANG – Persaingan bisnis hotel yang semakin kompetitif tidak menyurutkan semangat Ibis Styles Malang untuk terus berinovasi dalam mengembangkan kualitas pelayanan.  Meningkatnya sektor wisata di Malang diharapkan mampu mempengaruhi okupansi hotel.
“Sektor wisata yang terus mengalami peningkatan ini diharapkan dapat dibarengi pemerintah untuk lebih banyak menarik wisatawan domestik maupun internasional. Dengan demikian bisnis perhotelan pun akan lebih bergeliat lagi,” jelas Asistant Director Of Sales Ibis Styles Malang, Prima Firmana, Minggu (15/11/15).
Menurutnya, meningkatnya bisnis properti di Malang bukanlah sebuah persaingan, namun lebih pada pemberian pilihan yang lebih banyak kepada masyarakat. Pelayanan dengan kualitas yang baik optimis mampu menyentuh target okupansi. Kwartal terakhir, menurutnya okupansi mencapai angka 80 persen. Dua bulan menjelang tahun baru ditargetkan mampu menyentuh angka 72 persen hingga 75 persen. “Dua bulan terakhir menjelang tahun baru diharapkan mampu inline,” tambahnya.
Program loyalitas  yang diterapkan kepada para tamu merupakan prinsip utama yang selalu mereka jaga melalui Le-Club member, sebagai bentuk perhatian yang diberikan kepada para tamu. Keanggotaan member yang berlaku untuk semua jaringan Accor Hotel ini menawarkan banyak pilihan eksklusif dan menarik. Dua bulan terakhi ini juga telah digalakkan membership sweeming pool yang mampu menarik antusias masyarakat dengan baik.
Pandangan masyarakat yang cenderung menganggap hotel sebagai salah satu tempat untuk serangkaian acara formal telah mereka tepis melalui berbagai penawaran  bertajuk FRESH. “FRESH ini terdiri dari  Fun, Resolution, Energic, Stylish dan Healthy. Maksudnya, dengan membuat gebrakan baru yang sifatnya memberi pelayanan yang tidak monoton tanpa harus menghilangkan prinsip kehieginisan dari hotel,” jelasnya.
Edukasi terhadap masyarakat ini diterapkan melalui berbagai event yang sengaja dijalankan untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Tahun ini diselenggarakan dua event yang waktunya juga berdekatan, yaitu kompetisi band yang dikhususkan untuk anak-anak remaja tingkat SMP dan SMA, selain itu juga diselenggarakan kompetisi dance tingkat anak-anak TK dan SD.
Acara yang diselenggarakan ini bertujuan merangkul anak-anak usia kecil hingga remaja untuk lebih menggali kreativitas yang mereka miliki. “Anak-anak memiliki daya kreativitas yang tinggi, hal ini perlu didorong agar mereka memiliki kegiatan yang lebih positif. Kegiatan ini secara tidak langsung akan mendorong mereka menjadi pribadi yang lebih menonjol lagi,” terangnya.
Di masa mendatang, acara seperti demikian juga akan kembali diselenggarakan, tentunya dengan tema dan gebrakan baru lain. “Jika di tahun ini kita lebih memfokuskan diri pada anak-anak kecil hingga usia remaja, maka tidak menutup kemungkinan di tahun depan akan diselenggarakan serangkaian acara yang lebih konsentrasi pada teman-teman mahasiswa ataupun masyarakat secara umum,” terang Prima.(mg2/han)