Hadirkan Produk Impor Harga Lokal

MALANG – Bisnis baju impor ternyata masih cukup menjanjikan. Kamar Ganti di Mall Dinoyo City mampu mencatatkan omzet Rp 1 juta per hari.  “Di weekend, omzet bisa menyentuh naik dua kali lipat,” tutur pemilik Outlet Kamar Ganti, Trisni Ajeng Budihayu Puteri kepada Malang Post,.
Perempuan yang juga berprofesi sebagai dokter gigi ini menyebutkan, barang yang ditawarkannya merupakan barang original namun dengan cacat tertentu. “Sebagian masyarakat belum mengetahui beberapa barang yang diperjual belikan di negara-negara Asia Tenggara diproduksi di Indonesia, namun karena barang ini dikirim ke luar negeri dan hak paten dimiliki mereka, maka masyarakat cenderung mengenalnya sebagai barang impor,” jelasnya.
Karena diperoleh dari pabrik di Indonesia, kisaran harga yang dipatok untuk setiap barang yang ditawarkannyanya sangat bervarian dan bersahabat. Setiap baju dengan berbagai model dan ukuran dibandrol mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 210 ribu. Setiap minggu, ia selalu mengupdate koleksi untuk memanjakan pelanggan yang tidak hanya datang dari Malang tapi juga Surabaya dan Jember.
“Barang-barang yang telah diupdate akan di-sale dengan penawaran lebih gila lagi. Dengan harga Rp 20 ribu, pelanggan bisa membawa pulang 3 pieces baju,” tambahnya.
Perempuan yang akrab dipanggil Ajeng ini juga menuturkan, selain menerima retail, ia juga menerima pesanan grosir. Harga yang diberikan untuk pesanan grosir pun bervariasi. Selain aneka baju impor, ia juga menyediakan berbagai tas fashion menarik lain dengan kisaran harga Rp 80 ribu hingga Rp 200 ribu. (mg2/han)