Bisnis Online Masuk Sensus Ekonomi 2016

MALANG – Badan Pusat Statistik Kota Malang menargetkan terbentuknya pondasi ekonomi dalam sensus ekonomi yang akan diselenggarakan pada 2016. Pondasi tersebut nantinya akan dikembangkan menjadi sebuah potensi baru untuk memperkuat sektor ekonomi. Dengan penerapan metode pendataan terbaru ini, target yang telah ditetapkan optimis tercapai.
Kepala Badan Pusat Statistik Kota Malang, Muhammad Sarjan menuturkan, metode terbaru tersebut memiliki cakupan lebih luas. Sehingga data yang didapatkanpun lebih mutakhir. Sensus yang akan diselenggarakan pada 1 hingga 31 Mei ini akan mengerahkan sebanyak 1600 tenaga.
“Setiap metode yang diterapkan dalam sensus ekonomi selalu diperbarui. Hal ini bertujuan meminimalisir kesalahan yang mungkin pernah dilakukan dalam penerapan metode sebelumnya. Dengan cakupan yang lebih luas, maka setiap data yang didapatkan harus lebih mutakhir, sehingga setiap elemen masyarakat dapat memanfaatkannya lebih maksimal,” ujarnya pada Malang Post, di sela-sela sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 di Hotel Atria Malang, Selasa, (8/12), kemarin.

Hasil dari sensus ini akan dipublikasikan secara lengkap pada 2018. Meski demikian, masyarakat dapat mengakses angka populasi dalam survei sejak tahun 2016. Sementara pendataan yang lebih rinci secara sampel untuk Usaha Mikro Kecil (UMK) dan sensus Usaha Menengah Besar (UMB) dapat diakses pada 2017.
Sensus ke empat yang diselenggarakan ini berbeda dengan sensus di tahun 2006. Berbagai sektor usaha baru dan yang belum pernah masuk dalam kategori sensus, dalam kesempatan ini akan lebih dioptimalkan. Ia mencontohkan usaha online yang saat ini sedang marak dan banyak menyumbang angka dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Semua sektor usaha akan masuk dalam sensus ini, terkecuali sektor pertanian. Banyak sektor baru yang sebelumnya belum ada, seperti usaha online. Penambahan sektor baru ini nantinya akan tampak mengalami penurunan, namun pada dasarnya perkembangan sektor ekonomi di Malang masih tetap stabil,“ jelasnya.   
Dukungan pelaksanaan sensus ekonomi ini juga datang dari Wali Kota Malang, M. Anton. Menurut Anton, sensus yang hendak dilaksanakan ini bukan hanya untuk kepentingan perekonomian masyarakat Malang saja, namun bersifat nasional. Setiap data yang diperoleh nantinya dapat diakses secara luas untuk menunjukkan perkembangan yang dimiliki setiap daerah. Ia pun berpesan kepada masyarakat agar jujur dalam menjawab setiap pertanyaan.
"Jangan memiskinkan diri dengan menunjukkan data yang tidak sebenarnya. Setiap sektor usaha yang masuk dalam kategori sensus hendaknya berlaku kooperatif terhadap petugas. Tidak ada yang perlu ditakuti, sebab sensus ini berhubungan dengan peraturan Undang-undang yang sah,“ tuturnya. (mg2/han)