OJK Sosialisasi ke PKK Kota Malang

MALANG – Berbagai kasus penipuan yang merugikan secara finansial telah banyak terjadi, tak terkecuali di Kota Malang. Agar para ibu rumah tangga terhindar dari bahaya penipuan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  Malang memberikan literasi keuangan bagi para ibu-ibu PKK se Malang kemarin (8/12/15).
Kepala Kantor OJK Malang Indra Krisna mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari program OJK khususnnya menjalankan fungsinya dalam mengatur, mengawasi dan melindungi konsumen. “Berbagai kejadian merugikan juga terjadi karena masih minimnya literasi keuangan di berbagai kalangan masyarakat kita,” tambahnya.
Ia melanjutkan, khusus di wilayah Kota Malang sendiri,  literasi atau pemahaman keuangan baru mencapai angka 21,8 persen  dari jutaan populasi Kota Malang. Itupun kebanyakan dari mereka hanya mengetahui mengenai bank atau perbankan yang berhubungan dengan menyimpan uang.
“Selain bank  atau perbankan masih banyak produk-produk keuangan lain. Semisal asuransi, pinjaman, dana pensiun, hingga pasar modal,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai jenis produk keuangan ini dapat memberikan keuntungan bagi para nasabah. Namun tentunya nasabah perlu paham dan jeli dalam memilih. “Salah satu solusi pastinya juga ada dalam materi ini. Yaitu melakukan transaksi di instansi-instansi yang diawasi oleh OJK,” ujar Indra.
Materi yang diberikan mencakup, bagaimana cara mengelola keuangan rumah tangga yang baik yang disimak serius oleh 135 ibu-ibu perwakilan PKK dari berbagai kecamatan. “Salah satunya dalam hal menabung, rasio yang baik adalah 40 persen dari pendapatan digunakan untuk menabung, sisanya 60 persen digunakan konsumsi. Tapi pada praktiknya banyak juga yang menabung lantaran ada sisa dari belanja saja,” jelasnya.(san/sir/han)