Bergairah, Sales Gadget Meningkat 15 Persen

MALANG - Jelang akhir tahun, sektor bisnis smartphone tampak lebih bergairah. Pasalnya, gadgeter tercatat lebih aktif berburu perangkat smartphone dan meningkat ketimbang bulan sebelumnya, serta memberikan peluang peningkatan sales di triwulan terakhir 2015 ini.
Owner Steven Cell Wawan Wahyudi mengakui jika di triwulan terakhir ini gairah bisnis smartphone lebih terlihat, terutama sejak November lalu. "Bisnis gadget, tidak hanya melihat sektor customer saja. Namun dari brand atau pabrikan yang terlihat lebih aktif," ujarnya.
Menurut dia, selepas September dan Oktober lalu yang terhitung sangat sepi, kuantitas penjualan membaik di bulan berikutnya. Salah satu faktornya, pabrikan atau vendor juga aktif mengenalkan smartphone terbaru. "Kehadiran seri baru, juga membuat customer terpengaruh. Selain faktor kemampuan ekonomi," terang dia kepada Malang Post.
Dia mengakui, ketika vendor merilis ponsel anyar, kerap kali membuat customer penasaran. Entah ponsel tersebut menyasar segmen entry level, middle maupun high end. Sebab, berbagai macam vendor juga variatif dalan meluncurkan ponsel.
"Misalnya Sony, ketika menghadirkan Xperia Z5. Terdapat tiga pilihan, sehingga customer bisa menyesuaikan budget, meskipun seri ini termasuk menyasar pengguna premium," papar dia panjang lebar.
Salah satu teknik penjualan yang juga meningkatkan sales dengan adanya penawaran online terlebih dulu. Diakui Wawan, ketika ponsel dijual dengan sistem demikian, pembelian offline juga laris. Selain itu, model pre order untuk beberapa seri terbukti efektif membuat sales tipe tertentu, lebih tinggi.
"Modelnya, ketika ada tipe ditawarkan online atau pre order, ada customer yang memesan. Tetapi, ketika mereka tidak sabar, kami coba alihkan dengan tipe lain," tambah dia.
Dia menambahkan, untuk penjualan di November lalu, tercatat meningkat sekitar 15 persen ketimbang Oktober. Dia memprediksi, Desember ini akan meningkat dengan jumlah yang sama daripada November lalu. Sementara secara keseluruhan, triwulan terakhir 2015 ini dia optimis sales akan meningkat 10-15 persen.
Terpisah, Owner Shinta Cell, Setiawan juga mengakui hal senada. Desember ini peningkatan lebih banyak, dilihat dari sepekan pertama bulan ini. "Dua bulan terakhir memang terpantau lebih ramai," tegasnya.
Dia menuturkan, bulan lalu terjadi pertumbuhan sales 15 persen. Paling dominan, penjualan di kelas middle, dengan rentang harga Rp 1,5 juta sampai Rp 4 jutaan. "Pasarnya memang terhitung besar untuk smartphone di kisaran harga itu. Selain bisa membidik segmen middle, untuk gadgeter low end juga masih mampu menjangkaunya, jika membutuhkan perangkat berkualitas," sebutnya.
Beberapa seri yang laris seperti varian Samsung seri Galaxy J2, J5, J7 dan beberapa varian anyar Oppo. Tidak ketinggalan ponsel pendatang baru seperti Meizu dan Xiaomi.(ley/han)