Tren Permintaan Produk Herbal Meningkat

MALANG – Produk Herbal dan terapi refleksi tradisional nampaknya bukan lagi sebagai alternatif kesehatan. Namun lebih sebagai acuan utama dalam mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Sejak tiga tahun terakhir, permintaan akan berbagai produk herbal yang ditawarkan Rumah Refleksologi mengalami peningkatan.
Kesadaran masyarakat akan manfaat produk herbal tersebut menurut terapis Rumah Refleksologi, Kuatno merupakan faktor utama meningkatnya permintaan akan produk tersebut. Selain itu, minimnya efek samping yang didapat dari perawatan ini juga menjadi pemicu rasa percaya masyarakat. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak dari usia bayipun dapat memanfaatkan perawatan tersebut.
“Untuk usia dewasa kami konsentrasikan pada produk herbal, namun untuk anak-anak lebih pada refleksi. Kesulitan dalam mengonsumsi obat herbal merupakan alasan lebih dikonsentrasikan pada refleksi,” jelasnya pada Malang Post, kemarin.
Menurutnya, perawatan bagi anak-anak ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan refleksi untuk orang dewasa. Semua tergantung pada masalah yang dihadapi oleh setiap anak. Misalnya saja, ia mencontohkan mengenai masalah yang dihadapi bayi ketika baru mengalami fase tengkurap dan belajar berjalan. Dalam kasus ini, anak cenderung mengalami demam. Hal ini disebabkan kesiapan dari beberapa syaraf yang belum banyak mendukung. Untuk itu, penting dilakukan refleksi dalam mencegah adanya masalah yang lebih serius ke depannya.
“Tekanan dalam melakukan refleksi lebih dibedakan dibanding dengan orang dewasa. Selain itu, titik refleksi lebih pada titik punggung,“ tambahnya.
Dia mengakui, refleksi memiliki jangka waktu yang lebih lama jika dibanding dengan pengobatan lain, namun sifatnya pasti. Pengobatan ini sifatnya tidak dapat diprediksi. Tergantung pada karakter pasien dalam mematuhi setiap pantangan dan anjuran yang disampaikan terapis.
Menurutnya, berbagai terapi yang ditawarkannya berguna untuk mengatasi berbagai keluhan. Di antaranya hipertensi, stroke, asam urat, migraine, sinusitis, maag, sembelit, vertigo, pusing, mengompol, syaraf terjepit, salah urat, diabetes, kista, batu empedu, batu ginjal, keputihan, batuk, mual, muntah, dan masuk angin. (mg2/han)