Telkom Kucurkan Dana Pinjaman Rp 2,1 Miliar

MALANG - Sebanyak 61 UKM Mitra Binaan Telkom Witel Malang mendapat kucuran dana pinjaman bergulir dari Telkom CDC (Community Development Center) Malang, Selasa (16/12/15) malam. Pinjaman senilai Rp 2,1 miliar, merupakan kelanjutan program yang telah berjalan sejak 2001.
General Manager Witel Malang, Hendro Setyo Budi mengatakan, pinjaman ini dilakukan setiap tiga bulan sekali. “Pinjaman modal merupakan wujud nyata sumbangsih Telkom kepada masyarakat kecil, khususnya kepada pengusaha kecil menengah,” ujarnya ketika penyerahan di Aula lantai-8 gedung Witel Malang Jalan Ahmad Yani, didampingi oleh ASMAN CDC Witel Malang, Gatot Indra Susilo.
Menurut Hendro, sebenarnya tugas utama PT. Telkom adalah memberikan layanan kepada masyarakat di bidang telekomunikasi. Namun, Telkom juga memiliki tugas lain yang tak kalah bermanfaat, yakni turut serta memajukan perekonomian rakyat. Caranya dengan menjalankan peran Good Corporate Citizenship melalui penyelenggaraan Program Kemitraan dengan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Selain itu, program Bina Lingkungan juga dikerjakan untuk merealisasikan CSR. “Dana pinjaman bergulir ini berasal dari 2,5 persen laba perusahaan,” tegasnya.
Hendro berharap pinjaman ini bisa digunakan untuk mendorong usaha, bukan untuk konsumtif. Selain itu, dia mengingatkan agar disiplin membayar cicilan pinjaman, karena dana yang digunakan ini akan terus bergulir untuk membantu UKM-UKM lainnya.
Sementara itu, Asisten Manager Telkom CDC Witel Malang, Gatot Indra Susilo menyampaikan di sepanjang tahun 2015 ini Telkom CDC Malang telah mengucurkan dana pinjaman modal usaha untuk UKM Mitra Binaan di area Malang ini total sebesar Rp 7,4 miliar. Rinciannya, dikucurkan pada triwulan pertama sebesar Rp 1,7 miliar untuk 71 UKM Mitra Binaan kemudian pada triwulan dua juga telah dikucurkan sebesar Rp 2,2 miliar untuk 79 UKM Mitra Binaan. Lalu pada triwulan tiga dikucurkan lagi Rp. 1,4 miliar untuk 50 Mitra Binaan dan di triwulan empat kali ini nilai dana pinjaman yang dikucurkan sebesar Rp 2,1 miliar untuk 61 UKM.
Ia juga mengatakan, Telkom tidak berhenti hanya dengan memberikan bantuan pinjaman modal saja. Namun juga memberikan pembekalan berbagai pelatihan tentang bagaimana cara mengembangkan usaha menuju kesuksesan sekaligus memberi kesempatan untuk mengikuti berbagai event pameran.

“Tujuannya, mitra binaan Telkom ini dapat menjadi pengusaha UKM yang mandiri dan siap bersaing di era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), suatu masa dimana aliran barang, jasa dan investasi terbuka bebas, khususnya di kawasan Asean,” sebut dia. (ley/han)