Okupansi KA 100 Persen, Tambah Dua Gerbong

MALANG - Menjelang Natal dan tahun baru, permintaan penumpang Kereta Api Kota Malang mengalami peningkatan hingga 10 persen. Mengatasi lonjakan tersebut, dua rangkaian gerbong kereta tambahan sekaligus dioperasikan sejak 20 Desember hingga 5 Januari 2016.
Wakil Kepala Stasiun Kota Malang, Mardiono menjelaskan, dua kereta rangkaian panjang tersebut khusus untuk KA Gajayana dan KA Bima. Keduanya melayani perjalanan jarak jauh dengan rute Malang menuju Jakarta. “Periode 20 hingga 22 Desember kami menambahkan satu rangkaian, sementara sejak hari ini (kemarin) kami menambah satu rangkaian baru lagi. Jadi sekarang total ada sembilan rangkaian. Normalnya kereta penumpang hanya ada tujuh rangkaian saja,” bebernya pada Malang Post (23/12/15).
Jika di hari biasa setiap kereta memberangkatkan 350 penumpang dalam satu kali pemberangkatan, maka di hari istimewa ini penumpang yang diangkut dalam setiap pemberangkatannya mencapai 450 jiwa.
Dia menambahkan, okupansi dua kereta ini sangat bagus, mencapai 100 persen. Selain itu, beberapa kereta lain seperti Matarmaja juga menunjukkan angka keterisian yang sama. Sejak satu minggu menjelang Natal hingga satu minggu pasca Natal, sudah tidak ada lagi seat kosong.
Sementara harga tiket yang dipatok tidak jauh berbeda dengan biasanya, berkisar dari yang terbawah Rp 115 ribu untuk kelas ekonomi dan paling tinggi Rp 570 ribu untuk kelas eksekutif. Sejauh ini menurutnya tidak ada kendala yang berarti. Pasalnya juga telah dilakukan serangkaian persiapan sejak beberapa periode menjelang libur panjang ini. Selain menambah jumlah personil keamanan, personil kebersihan pun ditingkatkan untuk memberi kenyamanan bagi para penumpang.
“Kami dapat suntikan dua personil dari Polsek, dua personil dari Koramil, serta empat personil dari Brimop Malang. Jadi totalnya ada 18 personil keamanan dari yang normalnya hanya 10 personil saja,“  jelasnya.
Pengamanan tersebut dilakukan pada beberapa titik, di antaranya titik pintu masuk, pintu keluar, hingga beberapa titik lain yang mewajibkan keamanan untuk selalu mobile. Tidak hanya itu, jumlah customer service pun ditambah menjadi lima CS dari yang awalnya hanya 2 CS saja.
“Sesuai dengan tema Natal, maka beberapa staff akan mengenakan atribut Natal. Sedangkan untuk tema tahun baru sendiri kami usahakan memberi hiburan baru bagi para penumpang. Tentunya dengan tema yang menarik pula,“ pungkasnya. (mg2/han)