Capek tapi Senang

MALANG – Bekerja pada bagian penelitian dan pengembangan (Litbang) Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-Umbian (Balitkabi), membuat Prof. Dr. Marwoto, M.S setiap saat harus berhubungan dengan angka-angka, selain juga tanaman yang diteliti. Masih ditambah harus melakukan sosialisasi di hampir seluruh kota dan kabupaten yang berada di Jawa Timur.
“Namanya pada bagian penelitian, harus secara detail dalam perhitungan dan turun tangan langsung ke suatu lokasi tertentu, setiap saat. Entah menghitung luas lahan, kebutuhan benih, hingga hasil yang nantinya bisa diperoleh dalam suatu proses penanaman tumbuhan,” ujarnya.
Terlebih pada posisi kritis seperti saat ini yang dialami oleh Indonesia, dimana sedang krisis kedelai. Di samping berhitung secara tepat dan cepat, Prof. Marwoto juga harus melihat lokasi agar dapat menentukan formula yang tepat sebelum disosialisasikan selanjutnya.
“Contohnya terkait krisis kedelai ini, selama bulan Agustus setelah lebaran, saya harus sosialisasi ke beberapa wilayah di Jawa Timur. Seperti Jombang, Banyuwangi, Bojonegoro, Surabaya dan juga Malang. Capek, tetapi harus dilakukan,” bebernya kepada Malang Post.
Kendati capek berkeliling ke berbagai daerah, ia tetap merasa senang. Sebab, di sisi lain dia bisa mengenal  keanekaragaman wilayah di Indonesia. Tercatat, beberapa wilayah pernah dihampirinya, mulai dari Lombok, Lampung, hingga Papua. (ley/fia)