Pasca pameran, Tembus 1400 Aplikasi KPR FLPP

MALANG – Pameran rumah bersubsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) beberapa waktu lalu yang diselenggarakan di Kota Malang menjadi ajang terbaik bagi BRISyariah Cabang Malang untuk menggaet user dalam hal penyaluran kredit KPR. Selain mendapat pengajuan dari developer yang menembus 1010 di hari pertama, hingga pameran berakhir penambahan terus terjadi hampir menembus angka 1400 aplikasi.
Pemimpin Cabang BRISyariah Malang, Agung Wahyudi Rahardjo, menuturkan, bahwa selama pameran, stand bank yang berada di Jalan Kawi tersebut tidak pernah sepi dari nasabah. Baik yang berkonsultasi maupun yang mengajukan aplikasi. “Pada hari pertama, pengajuan KPR developer dari Kediri, Surabaya dan Malang langsung membuat pencapaian tinggi. Rinciannya 300 dari Kediri, 300 dari Surabaya dan 410 asal Malang. Kemudian hingga pameran berakhir, semakin banyak yang mengajukan,” tuturnya.
Menurut dia, angkanya hampir 400, namun dia belum bisa memastikan jumlah pastinya, sebab laporan belum masuk. Lebih lanjut, selama pameran yang walk in dan disetujui pengajuannya mencapai 280 nasabah dengan bukti pembukaan rekening pada hari tersebut. Selanjutnya, penambahan lebih dari 100 aplikasi.
Agung menuturkan, selama pameran berlangsung, penawaran dari BRISyariah Malang benar-benar diminati. Seperti penawaran DP 0 persen dan cicilan tetap selama 15 tahun sebesar Rp 800 ribu. “Bunga fix selama 15 tahun, sehingga harganya sesuai dengan standar dari pemerintah sebesar Rp 88 juta untuk tipe 36,” tegasnya.
Hingga saat ini, penyaluran dana KPR FLPP dari BRISyariah telah mencapai angka Rp 56,6 miliar. Ia optimis pertumbuhan semakin pesat hingga akhir tahun nanti, bisa bertambah mencapai Rp 50 miliar. “Terlebih bila melihat antusiasme selama pameran lalu karena tingginya kebutuhan rumah bagi MBR. Pasca pameran, yang mengajukan KPR masih terus berdatangan. Makanya, kami yakin bakal terus bertambah maksimal hingga akhir tahun,” pungkas Agung. (ley/nda)