BRI Targetkan Simpedes Rp 1 Triliun

BRI Kantor Cabang Malang Martadinata menargetkan penambahan tabungan nasabah sebesar 20 persen di semester 2 tahun 2013 ini atau sekitar Rp 1 triliun. Harapannya, target  tersebut terealisasi sebelum akhir tahun.  
Pemimpin BRI Cabang Malang Martadinata, Primartono Gunawan menyampaikan, saat ini jumlah tabungan Simpedes BRI telah mencapai angka Rp 850 miliar, naik Rp 20 miliar dari realisasi semester dua 2012 sebesar Rp 830 miliar. “Alhamdulillah, pencapaian hingga Agustus ini sudah melebihi jumlah total Simpedes tahun lalu, sehingga kami optimis bisa mencapai target yang sudah ditentukan untuk 2013,” ujarnya.
Bila melihat tren nasabah, target itu diprediksikan oleh Primartonbo bakal terpenuhi dalam dua bulan ke depan. “Tren orang menyimpan dana selalu meningkat menjelang akhir tahun. Ilmu ini berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya. Maka dari itu, kami optimis target tahun ini terlampaui sebelum bulan Desember,” beber Primartono kepada Malang Post.
Masih menurut dia, keyakinan itu didukung pula dengan penawaran menarik dari BRI kepada nasabah. Misalnya dengan adanya pengundian Simpedes yang memberikan berbagai macam hadiah, salah satunya rumah.
Seperti yang terjadi dalam pengundian Simpedes semester 1 tahun 2013 ini, jumlah nomor undian dari nasabah BRI Malang Martadinata meningkat menjadi 36.551.971, dari angka 33 juta nomor undian di pengundian Simpedes Semester 2 tahun 2012. “Dengan jumlah nomor undian yang diperoleh dari simpanan nasabah di kelipatan Rp 100 ribu ini saja bisa diketahui tiap semesternya turut meningkat, itu berarti hadiah Simpedes menarik bagi nasabah,” jelas pria asal Klaten ini.
Primartono menambahkan, di pengundian Simpedes Semester 2 tahun 2013 mendatang, hadiah utama tidak lagi berupa rumah, namun berubah menjadi 2 unit mobil, serta dengan tambahan sepeda motor yang pada saat ini masih berjumlah 20 unit. “Sepeda motornya nanti ditambah 8 unit sehingga total aka nada 28 unit motor yang diperebutkan nasabah,” pungkas dia.
Masih menurut pria ramah ini, pada periode Juli dan Agustus lalu jumlah penabung agak tersendat sebab berbenturan dengan bulan puasa dan lebaran, sehingga membuat nasabah menahan diri menyimpan dananya di bank. Malahan, kecenderungan yang terjadi nasabah menarik dananya untuk sementara waktu. Namun begitu lepas dari lebaran, tidak serta merta bisnis langsung berjalan normal.
“Untuk mencapai target tersisa harus benar-benar dimaksimalkan mulai bulan September. Terlebih mulai September ini petani tebu ada yang memulai panen, dan simpanan pasti semakin meningkat,” imbuhnya.
Selain itu dengan adanya fasilitas baru Mobil Cash (MoCash), dia berharap nasabah BRI memaksimalkan simpanan. Praktis dengan bertransaksi via handphone, sehingga kemana-mana tidak lagi memerlukan uang tunai. Secara otomatis, bila nasabah mulai mengenakan MoCash sebagai media transaksi, tabungan yang ada di BRI bertambah pula. (ley/han)