Serapan Beras Bulog Capai 70 Persen

MALANG – Tahun 2013 ini, Bulog Sub Divisi Regional VII Malang menargetkan penyerapan beras sebanyak 70 ribu ton. Meskipun sejauh ini baru terealisasi sekitar 48 ribu ton, Bulog optimis target penyerapan beras dari petani bisa tercapai untuk tahun ini.
“Saat ini baru 70 persen saja yang terealisasi. Hitungannya itu hingga akhir bulan Agustus lalu. Bila Bulog harus menyerap 70 ribu ton, maka kekurangannya saat ini 22 ribu ton serapan beras yang harus tercapai hingga akhir tahun nanti,” ungkap Nina Afrisanti, Kepala Perum Bulog Sub Divre VII Malang.
Menurut dia, tambahan serapan beras tersebut optimis tercapai bila melihat penyerapan beras yang telah terjadi secara harian. Pada saat ini, Bulog berhasil menyerap 200 ton beras per hari. Bila dikalkulasi hingga akhir tahun, jumlah tersebut bisa terealisasi di akhir Desember.
“Artinya, dengan perolehan 200 ton per hari, dalam 3,5 bulan ke depan bisa mencapainya. Perhitungannya, sekarang masih tersisa 100 hari lagi, bila ditambah dengan hasil serapan dua minggu pertama bulan September, malah bisa lebih,” yakin Nina.
Masih menurut Nina, raihan 200 ton per hari itu adalah yang bisa diperoleh oleh petani ketika musim kemarau. Sementara ketika musim penghujan, mereka bisa menyerap 700 ton per hari. Sedangkan beras-beras itu selama ini lebih banyak diambil dari luar wilayah Malang.
Beberapa daerah yang menjadi lumbung beras bagi Bulog, khususnya untuk raskin antara lain Jombang, Blitar dan Lamongan. Selain itu, Bulog juga mengambil beras dari beberapa titik di Kabupaten Malang, terutama untuk beras IR-64.
“Kami juga masih mencari lokasi potensial untuk mendapatkan beras seperti Madiun dan Ngawi, khususnya untuk penyaluran raskin tahun depan,” pungkas dia. (ley/fia)