Mitsubishi Kuasai Pasar Mobil Niaga

MALANG - Mitsubishi menancapkan dominasinya pada commercial vehicles (CV) atau kendaraan niaga sejenis truk. Customer Service (CS) CV/LCV PT Sun Star Motor Malang, Niken Yuliana Hastuti kepada Malang Post mengungkapkan, hingga saat ini market share untuk kendaraan sejenis truk di Malang Raya menempati angka 55 persen. Ini berarti, kendaraan niaga Mitsubishi cukup dipercaya oleh pelaku bisnis angkutan dalam mendukung operasional angkutan mereka.
Dominasi tersebut terasa semakin kokoh pada acara gathering yang digelar oleh PT Sun Star Motor Malang Kamis (12/9) malam lalu, di Hotel Cakra Residence, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Dalam acara yang diikuti oleh para customer dan calon customer kendaraan Mitsubishi itu, team Mitsubishi mencatat penjualan cukup fantastis, yakni mencapai 89 unit. ”Jumlah tersebut berasal dari closing penjualan Colt Diesel FE Series. Yang terbanyak berasal dari varian FE 745,” kata Niken.
Niken menambahkan, banyaknya transaksi yang dilakukan melalui acara gathering karena tawaran hadiah yang cukup menarik. Dia mengungkapkan, customer atau calon customer yang melakukan transaksi pada saat acara berlangsung akan mendapatkan hadiah langsung berupa TV LED Sharp.
”Kami langsung memberikan hadiah TV LED Sharp bagi yang melakukan transaksi di acara gathering tersebut,” kata Niken.
Tidak itu saja, Sun Star Motor Malang juga bagi-bagi doorprize bagi undangan melalui berbagai games yang dikemas segar dan akrab. ”Dengan dipandu teman-teman entertainer dari Fantastic, kami berharap undangan, customer dan calon customer merasa nyaman dan semakin dekat dengan Team Mitsubishi. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar gathering lagi supaya semakin dekat lagi dengan pelanggan,” katanya.
Sekadar diketahui, kendaraan komersial FE Series merupakan jenis kendaraan niaga keluaran pabrikan asal Jepang, Mitsubishi. Ada tiga kelompok kendaraan jenis FE tersebut. Di antaranya Super Economical, Super Speed, Super Power. Untuk jenis Super Economical memiliki beberapa varian di antaranya FE 71, FE 71 BC, FE 73 dan FE 73 HD, FE 83 BC, yang diperuntukan untuk bisnis angkutan industri, pabrik, distributor, retailer, kelontong, pertanian atau perkebunan, perikanan atau peternakan dan angkutan penumpang perkotaan di jalan aspal dan medan lainnya.
Untuk kelompok Super Speed Terdiri dari FE 74S dan FE 84, FE84G BC yang di peruntukan bisnis angkutan lintas kota antar propinsi seperti barang industri, hasil pertanian, perkebunan, peternakan yang melintas jalan aspal, tanah dan berbatu. Sedangkan Super Power terdiri dari FE 74 HD dan Super HD untuk bisnis angkutan di pertambangan kehutanan atau perkebunan di area medan berat. (sin/sir/fia)