TDL Naik, Sewa Stand Tetap Normal

MALANG – Awal bulan Oktober nanti, tarif dasar listrik bakal naik lagi. Kenaikan yang sudah diumumkan sejak awal tahun 2013 dan merupakan tahap keempat ini ditanggapi dengan santai oleh beberapa pusat perbelanjaan di Kota Malang.

Fitri Rahayu, Marketing Manager Plaza Dieng Malang menjelaskan, kenaikan tarif listrik di Oktober nanti tidak berpengaruh apapun terhadap bisnis dan sewa tenant di Plaza Dieng. “Kenaikan nanti tidak ada pengaruhnya, sebab kami sudah membuat kebijakan kenaikan sewa di awal tahun lalu. Untuk bulan depan, kami pastikan biaya sewa tenant tidak naik,” jelasnya.

Setidaknya, harga sewa tenant bakal bertahan hingga akhir tahun, sembari melihat keadaan mengenai pengeluaran untuk biaya listrik masih sesuai perkiraan atau tidak. Menurut perempuan yang akrab dipanggil Vivi ini, sejak ada pengumuman dari pemerintah mengenai tarif dasar listrik (TDL) non subsidi yang bakal dihadapi oleh pusat perbelanjaan, Plaza Dieng telah menaikkan biaya sewa stand.

Pengakuan hampir sama disampaikan oleh Kusuma Priya Sasongko, Staff Promotion Plaza Araya Malang. Dia menyampaikan, sesuai dengan kesepakatan Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI), kenaikan sudah ditetapkan di tahun ini sebesar 15 persen saja dan mulai berlaku di Maret 2013 lalu. “Kami menaikkan langsung sekali, besarannya sesuai kesepakatan APPBI. Di tahun ini 15 persen saja,” ungkap Priya.

Dia menambahkan, pusat perbelanjaan bisa menaikkan biaya sewa tenant bertahap sesuai dengan kenaikan 27 persen TDL di tahun ini. Namun bisa pula satu kali, dengan prosentase yang langsung besar, dan itu menjadi pilihan Plaza Araya. Menurutnya, dengan kenaikan sekali saja, mengurangi ketakutan penyewa tenant jika sewaktu-waktu kembali naik.
“Tujuannya agar perhitungan kami mudah, begitu pula mereka yang menyewa, cukup satu kali saja dalam setahun mengalami kebingungan karena naiknya biaya sewa,” tambah bapak tiga anak ini.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Manager Operasional Malang Town Square, Suwanto memastikan tidak ada kenaikan hingga akhir tahun. Sebab di tahun 2013 ini Matos telah menaikkan biaya sewa sebelumnya, dan enggan membebani pedagang. “Cukup sekali saja kenaikan dalam setahun,” paparnya. (ley/han)