Siapkan Rp 16 Juta untuk Sapi Kurban

Kurang dari dua pekan perayaan Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah, harga hewan kurban seperti sapi dan kambing mulai melonjak di Kota Malang. Begitu pula harga daging yang turut terkatrol seiring dengan naiknya harga kedua hewan tersebut.
Kepala Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang, Djoko Sudadi mengakui, harga sapi hidup sudah mulai naik sepekan terakhir. Kini, harga sapi sebelum masuk ke RPH oleh peternak dipatok Rp 40 ribu per kilogram. “Padahal bila harga normal, paling mahal Rp 35 ribu per kilogram,” ujarnya.
Kalaupun harganya naik, harganya maksimal Rp 37 ribu per kilogram. Menurutnya, dengan kenaikan tersebut, bisa dihitung persiapan dana bila menginginkan berkorban hewan sapi, karena bila ingin menyembelih sapi yang layak harus berbobot di atas 400 kilogram.
“Bila dikalkulasi harganya minimal kini Rp 16 juta untuk masyarakat yang hendak berkorban dengan hewan sapi,” papar dia kepada Malang Post.
Harga tersebut jauh meningkat daripada tahun 2012 lalu yang berada pada harga Rp 33 ribu per kilogram, sedangkan menjelang Idul Adha harganya sebesar Rp 36 ribu per kilo. “Memang harga sapi mengalami kenaikan, sehingga harga daging di pasaran pun kini mahal, apalagi jelang Idul Adha karena peredaran sapi terbatas,” imbuh dia.
Dia menambahkan, di hari normal untuk tahun ini, RPH menerima permintaan 45 sembelihan setiap harinya. Sejak sepekan terakhir mulai menurun, walaupun tidak begitu besar, masih di atas 30 ekor sapi setiap harinya.
Sementara itu, berdasarkan pengakuan Djoko, untuk harga kambing hidup pun kini mengalami kenaikan. Berbeda dengan sapi yang hitungannya per kilo, kini harga kambing berada pada harga Rp 2 juta sampai Rp 3 juta untuk kambing layak korban.
Di tempat terpisah, H. Djazuli pedagang daging di Pasar Besar Malang menuturkan, harga daging sapi kini Rp 88 ribu per kilo untuk kualitas bagus. Harganya naik Rp 6 ribu dari harga normal antara Rp 82 ribu sampai Rp 84 ribu.
“Penjualan daging saat ini sepi, dari rata-rata harian 40 kilo kini maksimal hanya bisa menjual 25 kilo,” tuturnya. (ley/fia)