Kejar 100 Miliar hingga Akhir Tahun

Pasca meluncurkan program terbarunya awal Oktober ini yakni Tabungan Otomatis Berhadiah Langsung, Bank Bukopin Cabang Malang harus berusaha keras untuk mencapai target simpanan tabungan di tahun 2013 ini. Sebab hingga akhir September lalu pencapaian tabungan nasabah baru pada angka Rp 320,63 miliar, atau kurang Rp 100 miliar dari target tahun ini.
Manager Bisnis Bank Bukopin Cabang Malang, Abadi Nugroho Januarkus menyampaikan, jumlah tabungan yang ada saat ini masih jauh dari target akhir tahun. “Target kami tahun ini sebesar Rp 420 miliar untuk simpanan berupa tabungan dari nasabah,” ujarnya.
Kendati target yang harus dicapai relatif tinggi, namun bank berlambang pohon beringin tersebut yakin target bisa tercapai. Pasalnya, dengan program promo pembukaan tabungan yang berjalan, dia meyakini bisa menggoda calon nasabah untuk mempercayakan simpanan di bank yang berpusat di Jalan Semeru ini.
“Tabungan Siaga kan menawarkan hadiah langsung dan nasabah bisa menentukan sendiri hadiahnya, sesuai dengan jumlah simpanan yang diberikan. Paling mewah hadiah yang kami siapkan bisa berupa mobil dengan simpanan di atas Rp 1 miliar,” jelas Abadi.
Sementara itu, dari catatan jumlah simpanan di bulan September, Bank Bukopin tercatat mengalami penurunan pada bagian simpanan tabungan dibandingkan Agustus. Pada tutup buku bulan sebelumnya, jumlah simpanan nasabah sebesar Rp 371,37 miliar. Menurut dia, penurunan tersebut dikarenakan nasabah mengalihkan dananya ke deposito.
Hasilnya, simpanan deposito Bank Bukopin Cabang Malang pun melonjak dari angka Rp 127,29 miliar di akhir Agustus menjadi Rp 170,37 miliar di akhir September kemarin. “Nasabah lebih beralih ke deposito. Jadi masih tetap mempercayakan ke Bank Bukopin,” tandas dia.
Abadi menambahkan, dengan hasil saat ini, serta program yang tengah berjalan memacu seluruh karyawan Bank Bukopin terutama tim pemasaran dalam menjaring nasabah baru untuk mempercayakan simpanan tabungan di Bank Bukopin.
“Keuntungannya banyak bila menabung di Bank Bukopin selama periode Oktober hingga akhir Januari 2014,” pungkas dia. (ley/fia)