Aneka Kopi Khas Indonesia

BANYAK PILIHAN: Beragam kopi dari berbagai daerah di Indonesia tersedia di Sananjaya.

MALANG – Salah satu toko oleh-oleh di Kota Malang, Sananjaya kini melengkapi tokonya dengan beraneka ragam bubuk kopi khas nusantara. Mulai dari jenis Aceh Gayo, Lintong, Flores hingga kopi dari wilayah Kabupaten Malang dengan nama Amstirdam yang memiliki keunikan berbeda-beda.
“Awalnya bermula ada customer yang bertanya mengenai kopi yang ingin dijadikan oleh-oleh. Kini kami lengkapi dengan beberapa tipe kopi khas dari beberapa wilayah di Indonesia,” ungkap Machmud Ariad, Kepala Toko Sananjaya.
Menurutnya, Kopi Aceh Gayo Sumatera  sebagai kopi yang bercita rasa manis dan bersih. Biji kopi ini mengeluarkan rasa tanah dan rempah, sehingga ketika diseduh mulai dari aromanya sudah menggugah selera.
Kendati Lintong juga merupakan kopi dari Sumatra Utara, namun rasanya berbeda. Lintong memiliki rasa cenderung menyengat dan agak pedas. Biasanya kopi jenis ini menjadi campuran kopi blend dan espresso.
“Kopi Lintong juga merupakan produk dar Java Lorek,” bebernya.
Dia mengungkapkan, harga bubuk kopinya dengan berat 400 gram ditawarkan dengan harga Rp 60 ribu. Menurut Machmud, Kopi Aceh Gayo menjadi salah satu favorit pengunjung Sanan. “Selain namanya memang sudah familiar, rasanya memang paling kuat untuk pecinta kopi,” imbuh Machmud. Ada pula Kopi Flores dan Kopi Kintamani yang bisa menjadi pilihan, dengan berat dan harga yang sama pula.
Sementara itu, untuk kopi lokal Sananjaya menawarkan Amstirdam. Kopi ini produksi dari Kabupaten Malang, dengan pengembangan kopi yang berada di wilayah Ampelgading, Tirtoyudo, Dampit dan Sumbermanjing. Mengenai rasa, tidak kalah pula bersaing dengan kopi lainnya.
“Rasa bersaing, harga juga jauh lebih terjangkau, dengan bobot 900 gram, cukup membeli sebesar Rp 70 ribu. Bisa dikonsumsi sendiri, atau jadi oleh-oleh pula,” pungkasnya. (ley/fia)