Penyaluran Kredit Capai Rp 325 Miliar

MALANG – Penyaluran kredit Bank Bukopin pada penutupan triwulan ketiga 2013 mengalami kenaikan ketimbang tahun 2012 lalu. Jika tahun lalu penyaluran kredit mencapai Rp 317,98 miliar, maka di penutupan bulan September ini telah mencapai Rp 325,48 miliar.
“Penyaluran kredit kami telah melewati angka tahun lalu. Hasilnya sudah lebih sekitar Rp 7 miliar. Rasio penyaluran kredit kami telah mencapai angka 73 persen hingga akhir bulan September,” tutur Manager Bisnis Bank Bukopin Cabang Malang, Abadi Nugraha Januarkus.
Menurutnya, catatan tersebut terdiri dari Rp 292,99 miliar pada penyaluran kredit Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dan kredit Konsumer sebesar Rp 32,49 miliar. Dia menambahkan, memang Bank Bukopin telah dikenal sebagai salah satu perbankan yang memiliki konsen kepada usaha kecil melalui koperasi Swamitra yang tersebar hingga ke daerah-daerah. 
“Makanya kredit yang disalurkan kepada UMKM sangat tinggi. Catatan ini di bulan Agustus lalu masih Rp 278,61 miliar untuk UMKM, sementara untuk Konsumer hanya meningkat Rp 330 jutaan,” bebernya kepada Malang Post.
Dia optimis, target tahun 2013 ini akan tercapai di pertengahan bulan Desember, sebab kecenderungan dari tahun ke tahun seperti itu. Capaian di bulan September menjadi salah satu bukti bahwa kebutuhan masyarakat mengenai kredit meningkat jelang akhir tahun, setelah sepi di pertengahan tahun.
Sementara itu, hingga akhir tahun nanti target Bank Bukopin untuk penyaluran kredit mencapai Rp 442 miliar. Jauh melesat dari hasil di tahun sebelumnya untuk target yang harus dicapai. Namun menurut Abadi, angka ini masih sangat mungkin dicapai, terutama melihat potensi usaha kecil di Malang Raya.
Lebih lanjut Abadi menjelaskan, hingga medio September lalu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah terkumpul mencapai Rp 517,32 miliar, dengan perincian, giro sebesar Rp 26,31 miliar, tabungan sebesar Rp 320 miliar, dan deposito sebesar Rp 170 miliar.(ley/fia)