Investasi Hutan, Keuntungan 10 Kali Lipat Sekali Panen

MALANG – Investasi melalui lahan dan tanaman di hutan. Tampaknya saat ini bisa menjadi salah satu pilihan menarik bagi Anda, terlebih bila penawaran yang diberikan begitu menggoda. Harfam Green For Wealthness tengah memberikan promo ketika mengadakan pameran di Malang Town Square (Matos) hingga Minggu (20/10) lusa.
“Kami mengadakan pameran 14-20 Oktober untuk masyarakat di Malang. Cicilan tanpa bunga hingga cash back kami siapkan dalam masa promo yang bertepatan bulan ulang tahun Harfam,” ujar Laurensia Vianney, Marketing Harfam Green For Wealthness Kantor Surabaya.
Menurut dia, dalam pameran ini setiap pembelian di cluster apapun untuk lahan di wilayah Situbondo pasti mendapatkan hadiah langsung. Mulai dari cluster Royal Tectona yang mewah dengan harga normal Rp 7,1 miliar hingga pilihan cluster sederhana dengan nama Tectona Garden seharga Rp 153 juta. Selama masa promosi ini, Royal Tectona seluas 8 hektar harganya sebesar Rp 5,7 miliar dan Tectona Garden dengan luas 1000 meter seharga Rp 125 juta.
Hadiah langsung berupa Bb Porsche, Macbook, BB Q10, Samsung Galaxy Mega, atau Ipod Touch tergantung pilihan lahan yang Anda inginkan.
Dia menambahkan, bila Anda berinvestasi di Royal Tectona dengan harga cash, subsidi sebesar Rp 1,3 miliar bisa Anda peroleh. Kemudian cluster Tectona Palace seluas 1 hektar menjadi milik Anda masih ditambah diskon untuk pembelian selanjutnya.
“Namun bila memilih uang muka 50 persen, maka cicilan selama 36 bulan sebesar Rp 87 juta tanpa bunga menjadi nilai lebih. Selain itu, dengan metode cicilan, ada hadiah langsung berupa mobil Innova,” jelas Vianney panjang lebar.
Bila Anda sepakat membeli lahan, maka lahan jati beserta sertifikat menjadi milik Anda. Kemudian Anda memperoleh bibit, perawatan dan sistem bagi hasilnya adalah 50:50. “User mendapatkan 50 persen, sementara Harfam sebagai pengelola mendapatkan 50 persen yang dibagi dengan pembelian pupuk dan waktu panen. Masanya selama 8 tahun dalam pengelolaan Harfam, selanjutnya diserahkan kembali kepada user,” urainya.
Untuk keuntungan, dalam masa 8 tahun untuk 1 kali masa panen kayu jati, dengan luas 1 hektar Anda akan memperoleh pendapatan Rp 8,6 miliar. Bandingkan dengan biaya investasi untuk lahan seluas 1 hektar yang hanya Rp 812 juta. Naik 10 kali lipat dan Anda memiliki sertifikat hak milik serta berpotensi panen selanjutnya dengan harga yang terus naik. (ley/fia)