BII Ekspansi ke Mumbai

MALANG POST - Bank Internasional Indonesia (BII), bagian dari Maybank Group, kemarin secara resmi membuka kantor cabang pertamanya di Mumbai, memperluas platform perbankan komersial regional Grup ke Asia Selatan.
BII berkantor pusat di Indonesia, sementara Maybank yang listing di Malaysia merupakan bank keempat terbesar di Asia Tenggara dari segi aset dan menduduki peringkat pertama dari 20 bank terkuat di dunia menurut Bloomberg Market.  Kantor cabang BII Mumbai berlokasi di One Indiabulls Center, Tower 2B, Elphinstone Road (West), Mumbai.
 Pembukaan kantor cabang diresmikan oleh President & CEO Maybank Group Abdul Farid Alias; Presiden Direktur BII-terpilih, Taswin Zakaria; dan Direktur Perbankan Global BII, Frans Rahardja Alimhamzah pada acara yang berlangsung di kantor BII Mumbai.
BII Mumbai yang memiliki modal  sebesar US$28 juta, telah dibuka untuk mulai beroperasi  sejak Juli 2013 dan saat ini memiliki 18 karyawan.  Kantor cabang ini menargetkan untuk mendukung pertumbuhan arus perdagangan dan investasi antara India dan negara ASEAN, serta mendukung nasabah Grup di ASEAN dengan rekan dan mitra usahanya di India.
 Dalam upacara pembukaan, Abdul Farid menyatakan kehadiran BII di Mumbai menjadi tonggak penting strategi ekspansi regional Maybank Group. “Kehadiran operasional perbankan kami di Mumbai melalui BII merupakan langkah kunci dalam mendukung visi Maybank menjadi regional financial services leader pada 2015,” jelasnya.
Farid mengatakan Maybank Group, yang beroperasi di 10 negara ASEAN, dapat memanfaatkan jaringannya untuk mendukung bisnis di lokasi lain yang memiliki hubungan dagang dan investasi dengan India, dan sebaliknya.  Maybank Group menyediakan konektivitas global melalui kantor di London, New York dan Bahrain, demikian juga melalui platform Maybank Kim Eng yang membentang dari Asia Utara dan Selatan serta pusat jasa keuangan global.
“Mengingat arus pertumbuhan perdagangan antara India dan ASEAN yang mencapai US$76 miliar pada 2012-13 dibandingkan US$21 miliar pada lima tahun lalu, kami optimis ada potensi besar untuk Maybank Group di India,” katanya. 
Ia menambahkan BII  melihat peluang untuk menangkap arus perdagangan antara India dan Cina, di mana BII memiliki tiga kantor cabang, masing-masing di Beijing, Shanghai dan Hong Kong. 
“Dengan meningkatnya liberalisasi perdagangan di ASEAN dan pembentukan Asean Economic Community pada 2015, kami yakin perusahaan-perusahaan India akan mengambil keuntungan penuh dari pasar yang tengah berkembang dengan 600 juta penduduk di Asia Tenggara,” tambahnya.
Farid menambahkan BII Mumbai memiliki intensi untuk menjadi trade finance bank yang signifikan terutama di industri kelapa sawit dan batubara termal, serta menangkap bisnis valuta asing dan pengiriman uang (remittance) antara India dan jaringan lain dalam Grup.
“Kehadiran Kim Eng Securities India di sini juga memberikan keuntungan di mana kami akan dapat bekerja sama dengan mereka dalam  menyediakan layanan ‘one-stop shop’ yang nyaman untuk memenuhi kebutuhan yang berkaitan kegiatan bisnis di India bagi nasabah Maybank Group.
Sementara, Frans Rahardja Alimhamzah mengatakan BII Mumbai memiliki aspirasi untuk  menjadi relationship bank  terkemuka yang hadir di tengah-tengah komunitas, memberikan layanan melalui produk dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah serta layanan yang berkualitas tinggi.
“Kehadiran kami di Mumbai akan membantu BII dalam memberikan nilai melalui sinergi kami dalam Maybank Group, dan kami akan membangun bisnis di India sehingga kami dapat memainkan peran yang  penting dalam menyediakan layanan kepada nasabah kami,” katanya.
Frans menuturkan, pihaknya sangat yakin dengan potensi yang dimiliki India sebagai tujuan investasi jangka panjang dan ingin memanfaatkan potensi ekonomi lokal, serta arus perdagangan India-ASEAN yang kuat, yang diharapkan meningkat hingga mencapai US$100 miliar pada 2015 dan US$200 miliar  pada 2022.
 Pravin Batra, CEO BII India mengatakan, “Kami sangat gembira dengan pembukaan kantor pertama BII di Mumbai.  Memperhatikan kondisi pasar, operasional BII Mumbai akan fokus pada segmen perbankan korporasi dan komersial serta akan berperan aktif dalam penanganan Buyers Credit (BC) dan External Commercial Borrowings (ECB) bagi nasabah India. (fia)