Kebutuhan Penginapan Masih Tinggi

MALANG – Kendati jumlah hotel terus bertambah, namun kebutuhan penginapan di Malang masih tetap tinggi. Hal ini bisa dilihat dari angka okupansi de’ Corner Suite Guest House. Selama periode soft opening, angka kunjungan ke tempat tersebut mampu menyentuh angka 80 persen.
“Soft opening sudah mulai 21 Oktober lalu. 1 November mendatang akan kami gelar grand opening. Ada sekitar 800 undangan dari kerabat dan klien owner yang diundang, dan berlangsung selama dua hari,” ungkap General Manager de’ Corner Suite Guest House, Nurita Triasari.
Menurut Nurita, selain tingginya okupansi selain karena faktor konsep yang berbeda dengan guest kebanyakan, de’Corner Suite juga masih dalam tahap promosi. Harga kamar yang ada mulai dari Rp 200 ribu.
Ada yang berbeda ketika memasuki guest house yang memiliki 7 tipe kamar, mulai dari deluxe, superior hingga family suite tersebut. Nuansa interior yang modern layaknya hotel menjadi salah satu sajian utama. Begitu pula ketika memasuki kamar, seluruh furniture mengesankan suite yang sesuai dengan namanya.
“Memang kami memiliki konsep luxury dan cozy, meskipun guset house seperti berada di hotel,” bebernya kepada Malang Post.
Nurita menambahkan, perabotan yang dipilih harus menunjang konsep guest house, dan di masing-masing kamar memiliki wallpaper yang berbeda pula. “Yang jelas ketika menginap di tempat ini harus merasakan perbedaan besar dengan yang lain,” imbuh dia.
de’Corner juga memiliki perbedaan dengan tidak menyediakan resto di dalamnya. Sesuai dengan penjelasan perempuan berparas cantik ini, ada beberapa pertimbangan untuk tidak memiliki resto atau café. Salah satunya, untuk meminimalisir tamu yang tidak menginap di guest house masuk ke area. Solusinya, untuk penyediaan breakfast menggunakan jasa catering. Pasca grand opening, harga normal mulai dari Rp 275 ribu sampai dengan Rp 450 ribu.
Masih menurut dia, selama tahun 2013 ini de’Corner juga belum memiliki target okupansi. Saat ini masih dalam tahap perkenalan kepada calon tamu, salah satunya melalui undangan pada masa grand opening. Ada beberapa travel agent yang diundang untuk mengetahui keberadaan guest house.
“Targetnya masih belum pasti di tahun ini. Untuk okupansi di atas 60 persen lebih dulu, tapi saat ini sudah banyak pesanan kamar hingga bulan Februari tahun depan,” pungkas dia. (ley/fia)