Sarinah Cineplex Targetkan 10000 Penonton Per Hari

MALANG – Selang dua bulan kemunculannya di Kota Malang, akhirnya Sarinah Cineplex mulai diresmikan Sabtu (2/11) lalu. Bioskop ini mulai memanaskan kembali persaingan lokasi hiburan di Malang setelah beberapa tahun vakum, dan hadir dengan wajah yang lebih eksklusif melalui tersedianya fasilitas lain di sekeliling area bioskop.
Owner Sarinah Cineplex, Soetiono Djoyo Seputro mengaku senang akhirnya bioskop di Sarinah bisa beroperasi lagi. Apalagi sudah 10 tahun lebih bioskop tersebut vakum. “Kini bioskopnya hadir dengan wajah baru, dan standar premium yang masih belum ada di Kota Malang,” ujarnya.
Menurutnya, setelah proses pembangunan dan akhirnya melakukan trial launching sejak bulan Agustus lalu, Sarinah Cineplex hadir dengan tiga studio yang terdiri dari dua tipe. Yakni Executive Theatre untuk studio 1 dan 2, kemudian Deluxe Theatre untuk studio 3. Pada bagian studio 1 dan 2 terdiri masing-masing terdiri dari 44 sheet. Sementara di studio 3 yang baru dua pekan beroperasi terdiri dari 80 sheet.
“Awalnya saat trial baru studio 1 dan 2 yang beroperasi. Perbedaan Sarinah Cineplex dengan studio lain yang ada saat ini pada bagian suara menggunakan dolphin stereo, dan gambar yang lebih tajam. Dua studio ini mulai dari kursi yang bisa juga diset menjadi kursi santai bahkan tiduran. Di studio 3, kelasnya lebih terjangkau dan lebih besar. Untuk ketajaman gambar kami pastikan paling baik” papar dia panjang lebar.
Dia mengungkapkan, perubahan konsep ini bertujuan memanjakan customer agar merasa nyaman. Selain itu, pembukaan bioskop yang memakan budget mencapai Rp 9 miliar ini ditargetkan menjadi salah satu pusat lifestyle yang ada di Kota Malang. Salah satu alasannya, kelengkapan di sekitar studio dengan adanya café atau longue yang bisa dipakai pula sebagai acara nonton bareng atau pertemuan komunitas.
Lebih lanjut Soetijono menjelaskan, selama dua bulan pertama beroperasi ini peminat masyarakat sudah sangat besar. Terbukti, dari dua studio tersebut sudah mencapai 220 orang per hari. Begitu studio 3 turut beroperasi dan telah melakukan grand opening, target lebih besar dicanangkan.
“Kami memiliki target 10 ribu orang per bulan, atau pada kisaran 300an orang per hari,” jelasnya.
Sementara itu, dalam Grand Opening Sarinah Cineplex ini dihadiri pula oleh Direktur Utama Sarinah Indonesia, Mira Amahorseya. Perempuan berkacamata ini pun senang dengan kerjasama kembali antara Cineplex dan pusat perbelanjaan BUMN ini. Sebab, bisa membantu okupansi mall tersebut.
“Laporan selama dua bulan terakhir menunjukkan peningkatan signifikan untuk okupansi. Begitu pula omzet yang turut meningkat walaupun belum terlalu besar,” tukas Mira.
Menurutnya, kunjungan mall yang berada di kawasan Alun-Alun Merdeka ini meningkat 100 persen lebih per harinya. Lalu lebih lanjut Mira menyampaikan, menargetkan kenaikan omzet bagi mall tersebut dengan adanya Sarinah Cineplex.
“Karena kunjungan yang semakin tinggi, harus ada peningkatan omzet. Targetnya omzet meningkat sampai 50 persen,” pungkas dia sembari tersenyum. (ley/fia)