Kapasitas Pesawat Garuda Indonesia Kian Gemuk

DEPARTURE: Pesawat Garuda Indonesia jenis Boeing 737-800 NG sesaat setelah mendarat di Bandara Abdulrachman Saleh, kemarin (6/11).

MALANG – Memasuki pertengahan triwulan terakhir 2013, Garuda Indonesia Malang melakukan upgrade pesawat untuk rute Malang - Jakarta. Kemarin (6/11/2013), maskapai penerbangan plat merah tersebut melakukan penerbangan perdana Malang – Jakarta dengan pesawat jenis Boeing 737-800 NG (Next Generation).
“Pesawat ini merupakan bagian dari program peremajaan armada. Sudah datang pada Agustus lalu, namun karena pertimbangan rotasi pesawat, maka baru bisa dioperasikan di rute Malang – Jakarta pada bulan ini,” jelas District Manager Garuda Indonesia Branch Office Malang, Agung Prabowo.
Agung menjelaskan, pesawat Boeing 737-800 NG tersebut menggantikan pesawat klasik jenis Boeing 737-300 dan 737-500. Penambahan tersebut membuat Garuda Indonesia mampu melayani banyak penumpang untuk rute Malang – Jakarta karena kapasitas pesawat baru tersebut jauh lebih besar.
“Konfigurasi seat 12 kelas executive dan 150 kelas ekonomi. Perbandingan dengan yang lama cukup jauh. Seri klasik, jumlah seat hanya 110 untuk seri 300 dan 96 untuk seri 500,” rinci dia.
Saat ini, pesawat baru tersebut masih diberlakukan untuk satu flight dari dua flight yang beroperasi di Malang. “Sementara flight pertama, untuk flight kedua masih menggunakan seri klasik,” imbuh dia saat berbincang dengan Malang Post.
Pada penerbangan kemarin, angka load factor Garuda Indonesia rute Jakarta – Malang berada di ksiaran angka 95 persen, sementara untuk pemberangkatan Malang – Jakarta yang take off pukul 11.10 jumlah penumpang mencapai 150 untuk kelas ekonomi dan 8 untuk kelas executive.(
Agung mengatakan, Malang memiliki pasar potesial untuk penumpang transportasi udara. Sepanjang tahun 2013, angka load factor (prosentase jumlah penumpang di pesawat) Garuda terjaga di angka 85 persen. Dengan pergantian armada, maka diharapkan angka load factor tesebut tidak mengalami perubahan.
“Target load factor tetap 85 persen sampai akhir tahun, tapi secara volume tentu naik, karena kapasitas pesawat baru kan lebih banyak,” tutur dia.
Station & Service Manager Garuda Indonesia Malang, Aminullah Noer menjelaskan Boeing 737-800 NG saat ini menjadi pesawat paling populer di kalangan maskapai penerbangan di dunia. Ada beberapa kelebihan yang menjadi nilai plus di mata maskapai penerbangan. Salah satunya adalah kapasitas yang besar dengan bahan bakar yang irit.
“Biaya operasional sebagian besar lari ke bahan bakar, karena itulah efisiensi bahan bakar menjadi pertimbangan penting. Seri NG ini menawarkan armada yang memiliki kapasitas besar namun dengan bahan bakar yang irit,” tambah Aminullah yang kemarin mendampingi Agung.
Selain itu, seri terbaru ini juga telah mengalami penyempurnaan desain interior. Pada beberapa unit, 737-800 NG telah dilengkapi dengan televisi di masing-masing seat sehingga ada nilai tambah untuk kenyamanan penumpang.
“Untuk penerbangan Malang – Jakarta hari ini (kemarin), kebetulan ada TV di masing-masing seat. Namun fasilitas tersebut tidak setiap hari ada untuk rute Malang - Jakarta, tergantung rotasi pesawat,” tegas dia.(fia)