Tawarkan Kartu Kredit Mudah dan Banyak Keuntungan

MALANG – Salah satu jaringan bank asing yang ada di tanah air, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation (HSBC) mulai tertarik untuk menjangkau wilayah Malang sebagai penyebaran unit bisnisnya. Melalui penawaran kartu kredit HSBC, bank tersebut menggelar open table di depan Hypermart Matos, dengan mengandalkan persyaratan yang mudah selama pameran.
Sales Marketing HSBC Basuki Rahmad Surabaya, Ernawati menyebutkan, HSBC mulai membuka pameran awal November lalu. “Pameran ini sejak tanggal 1 sampai 15 November, dan kami pastikan persyaratan jauh lebih mudah serta menguntungkan nasabah bila menginginkan kartu kredit,” sebutnya.
Menurut dia, syarat lebih mudah antara lain calon nasabah cukup menunjukkan sudah memiliki kartu kredit dari bank lain, atau memiliki saluran telepon di rumahnya. Pertanyaan awal dari sales HSBC hanya, lalu berlanjut pada penawaran yang siap menggoda calon nasabah. Seperti adanya promo buy one get one untuk pembelian menu di X.O Chinese Cuisine, adanya hadiah langsung saat buka aplikasi serta voucher Hypermart.
“Itu beberapa keuntungan awal, yang bisa dinikmati langsung oleh masyarakat Malang. Masih ada beberapa keistimewaan lain seperti penghitungan poin sebesar Rp 1000 langsung dapat 1 poin yang nantinya bisa ditukar dengan voucher belanja juga,” paparnya kepada Malang Post.
Lebih lanjut perempuan yang akrab dipanggil Titik ini menjelaskan, kartu kredit HSBC memiliki kelebihan juga pada sisi pembayaran dengan masa tenggang mencapai 50 hari. Jadi, bila pengguna kartu kredit berbelanja hari ini, pembayaran bisa menunggu lebih lama maksimal sampai 49 hari kemudian tanpa denda.
“Lebih enak tidak terlalu cepat dikejar waktu bayar, bunganya juga standar,” jelas dia.
Selain itu, penawaran menarik ini juga menguntungkan bila pengguna kartu kredut HSBC kerap berkunjung ke luar negeri. Jaringannya yang internasional, memungkinkan bertransaksi di seluruh dunia.
Sementara itu menurut Titik, pada pameran ini HSBC Surabaya menargetkan 280 aplikasi selama pameran di Malang. “Terhitung besar dengan target pengajuan tersebut, namun pasar di Malang prospektif untuk mencapai angka itu,” tandas dia. (ley/fia)