Harga Emas Meluncur Rp 4000

TURUN TAJAM: Harga emas kembali turun tajam. Penurunan ini membuat penjualan emas perhiasan mengalami kenaikan meskipun tak signifikan.

MALANG – Harga emas batangan bersertifikat dari PT Aneka Tambang (Antam) Tbk mengalami penurunan drastis pada Senin (11/11) kemarin. Tidak jauh berbeda dari harga emas perhiasan di pasaran yang tergolong stabil dalam kurun sebulan terakhir, juga mengalami penurunan, walaupun tidak begitu besar.
Manajer Penjualan Solusi Tunai, Anjar Budi Kustanto menuturkan, harga emas Antam di situs Logam Mulia untuk pecahan 1 gram dipatok Rp 519 ribu per gram, turun Rp 4000 ketimbang harga pada Jumat (8/11) lalu atau hari perakhir perdagangan pekan lalu yang dipatok di angka Rp 523 ribu per gram.
“Harganya turun drastis, dan semakin mendekati harga terendah emas Antam di tahun 2013 ini yang terjadi di bulan April lalu,” tuturnya.
Menurut dia, memasuki kuartal terakhir tahun ini harga emas secara keseluruhan cenderung menurun, kalaupun naik tidak begitu terasa. Memang, setiap saat ada perubahan, namun perbedaan harganya masih bisa terjangkau. Dia menyebutkan setelah hari ini turun, keesokannya pasti naik lagi mendekati harga sebelumnya. Jika beberapa hari mengalami penurunan, kisarannya antara Rp 3000 sampai Rp 10 ribu per gram.
Lebih lanjut dia pun mengungkapkan, dari fluktuasi harga tersebut, emas Antam harganya justru menguntungkan dari sisi investasi. Sebab dengan harga rendah, kesempatan untuk memiliki logam mulia dengan harga terjangkau, sebelum naik lagi. Hanya saja, kenaikan tersebut dia prediksikan tidak begitu jauh dari harga saat ini. Antara Rp 515 per gram sampai dengan Rp 530 ribu per gram.
Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Besar Malang, Hasan menyampaikan, pasca lebaran harga emas memang termasuk dalam golongan murah. Hanya sekali saja harganya naik yang begitu terasa, selanjutnya harga emas 99 persen pada kisaran Rp 470 ribu sampai dengan Rp 500 ribu per gramnya.
Untuk emas perhiasan Senin (11/11) kemarin seharga Rp 472 ribu per gram. Harga yang begitu terjangkau menurut Hasan bagi pembeli emas perhiasan. Sedangkan harga emas 88 persen masih Rp 410 ribu per gram, dan emas 70 persen Rp 355 per gram.
“Harga ini sangat rendah, dan stabil di kisaran itu beberapa minggu terakhir. Belum pernah emas 99 persen di atas Rp 500 ribu per gram dalam kurun Oktober-November. Turunnya untuk bulan ini sekitar Rp 5000 sampai Rp 10 ribu,” papar dia panjang lebar.
Murahnya harga emas tersebut, diakui oleh dia meningkatkan volume penjualan di tokonya. Paling tidak selama dua pekan terakhir penjualan emas perhiasan meningkat sekitar 20 persen dibanding sebelumnya. “Masyarakat sangat paham saat harga emas murah merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi,” pungkas Hasan. (ley/fia)