Hapus Kangen Anak Istri Lewat Telepon

MALANG – Di sela kesibukannya bekerja menjadi teknisi Acer Utama Matos, pria bernama lengkap Guruh Andreanto ini mewajibkan diri meluangkan waktu untuk memperhatikan keluarga kecilnya. Hal ini dilakukan sebagai kepala keluarga yang posisinya jauh dari keluarga.
“Anak dan istri yang sekarang berada di Trenggalek, harus memperhatikan meskipun dari jarak jauh, mulai dari perkembangan hingga kesehatan,” ungkapnya.
Menurut dia, sebenarnya sang istri sebelumnya tinggal di Malang juga. Namun ketika hampir melahirkan, harus kembali ke Trenggalek agar ada yang membantu memperhatikan kesehatan, baik sang bayi maupun sang ibu.
“Masih anak pertama pula, masih dalam tahap belajar, jadi mulai awal tahun ini berpisah sementara,” beber dia.
Pria berusia 29 tahun ini pun mengakui merasa berat harus terpisah dari istri dan anaknya. Apalagi saat ini sang anak sudah mulai lucu-lucunya. Sebagai ganti, setiap hari pasti dia menghubungi istrinya untuk mendengar suara putrinya. Lalu, begitu ada waktu libur lebih dari satu hari, pria yang akrab dipanggil Andre ini akan menjenguk ke Trenggalek.
“Saat ini masih komunikasi via telepon. Pagi sebelum bekerja dan sore setelah pekerjaan selesai, pasti mendengarkan suara mereka. Harus ada waktu yang benar-benar luang untuk pulang kampung. Kangen sih, tapi harus ditahan, kan bekerja juga demi mereka. Nanti kalau sudah anak sudah agak gede, sepertinya bersatu lagi di Malang,” papar dia panjang lebar.
Namun dia tetap menyukuri keadaan saat ini, apalagi sang anak dan istri tidak rewel meski harus terpisah.
“Kalau anak belum paham mungkin, tapi untuk istri memang ibu yang hebat, meskipun masih sama-sama muda,” puji dia. (ley/fia)